
Anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) TPS 073 menggunakan kostum bernuansa horor di Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Rabu (17/4). Para anggota tersebut berkostum horor seperti pocong, mumi, vampir bahkan valak dengan semangat melayani warga
JawaPos.com - Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyoroti meninggalnya puluhan anggota Kelompok Panitia Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) usai gelaran Pemilu 2019. Itu tentunya menyisakan duka bagi keluarga serta kerabat, bahkan masyarakat Indonesia, sekaligus catatan bagi penyelenggaran pemilu kali ini.
“Tidak kurang dari 31 orang anggota KPPS meninggal dunia, jumlah tersebut masih terus bertambah karena belum seluruhnya dilaporkan. Mereka meninggal saat melaksanakan tugas negara untuk mengawal Pemilu serentak tahun 2019. Hal tersebut tentunya sangat menyedihkan kita semuanya,” ujar Waketum MUI Zainut Tauhid Sa’adi, Minggu (21/4).
Pihaknya pun menyampaikan duka yang mendalam atas meninggalnya para anggota KPPS. “Kepada pemerintah, MUI mengimbau kiranya bisa memberikan perhatian dan imbalan sepantasnya atas jasa dan pengorbanan mereka,” tutur dia.
Sebagai tindaklanjut, MUI mengusulkan kepada pemerintah dan DPR untuk mengkaji ulang dan mengevaluasi penyelenggaraan Pemilu serentak, antara Pilpres dan Pileg yang digelar berbarengan. Karena bukan saja karena mengakibatkan banyaknya korban petugas KPPS yang gugur karena kelelahan, tetapi juga karena pertimbangan dari aspek kesiapan SDM masyarakat dalam menggunakan hak pilihnya
“Karean itu wajar jika MUI meminta untu kaji ulang dan evaluasi Pemilu serentak. Hal ini mengingat banyaknya laporan dari masyarakat bahwa banyak kertas suara yang rusak atau tidak dicoblos oleh pemilih karena banyaknya kertas suara yang mereka diterima,” tambah dia.
Sementara itu, Zainut kembali mengimbau, kepada semua pihak untuk tetap menjaga suasana aman dan kondusif, menjauhi segala bentuk provokasi dan ujaran kebencian yang berpotensi memecah belah ummat, bangsa dan negara.
“MUI mendorong dan mendukung setiap upaya dan ihktiar untuk melakukan rekonsiliasi dan ishlah nasional untuk kesatuan dan keutuhan bangsa Indonesia. Untuk hal tersebut MUI siap menjadi mediator dan fasilitornya,” pungkasnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Belgia vs Prancis di Liga Nations UEFA: Les Bleus Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Prediksi Susunan Pemain Prancis vs Belgia: Tanpa Mbappe, Zidane Hadapi Ujian Berat
Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe: Landsliðið Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Gelar Pertemuan, BEM UI, SEMA UGM, dan KM ITB Sepakat Gelar Aksi Besar dalam Waktu Dekat
Prediksi Skor Georgia vs Ukraina di UEFA Nations League: Misi Berat Kvaratskhelia Cs di Kandang
Prediksi Skor Armenia vs Montenegro di Liga Nations UEFA: Hrabri Sokoli Bakal Sulitkan Tuan Rumah
Prediksi Skor Slovenia vs Makedonia Utara di Liga Nations UEFA: Fantje Kalahkan Tim Tamu
Prediksi Skor Turki vs Italia di Liga Nations UEFA: Kans Ay-Yıldızlılar Hentikan Perlawanan Azzurri
Prediksi Skor Skotlandia vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Kalahkan Tuan Rumah dengan Skor Telak
Prediksi Skor Armenia vs Montenegro di UEFA Nations League: Siapa Paling Kuat?

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022