Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 18 September 2020 | 20.08 WIB

PKS: Jangan Sampai Kemenkes Jadi Contoh Buruk

Photo - Image

Photo

JawaPos.com - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menjadi lembaga negara yang pegawainya paling banyak terinfeksi Covid-19. Kondisi ini pun menuai sorotan dari banyak pihak, tak terkucali kalangan legislator di Senayan.

Anggota Komisi IX DPR RI Netty Prasetiyani Aher menyebut Covid-19 menyerang siapa saja tanpa tebang pilih. Virus memiliki daya tular yang tinggi dan tak tebang pilih, tua muda, ekonomi menengah, atas, perkotaan maupun pedesaan semua berpotensi.

"Terkait banyak pegawai Kemenkes terpapar, ini harus menjadi pengingat bagi kita semua agar mematuhi protokol kesehatan dan tetap menjaga kebugaran. Jangan sampai instansi pemerintah jadi contoh buruk penerapan protokol kesehatan," ujar Netty kepada wartawan, Jumat (18/9).


Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu mengatakan, seharusnya hal ini menjadi alarm bagi pejabat di Kemenkes untuk segera mengambil kebijakan strategis dan tepat agar bisa melindungi rakyat, termasuk di dalamnya pegawai kementeriannya sendiri.

"Tingkatkan upaya preventif dan kuratif penanganan Covid-19 baik di tingkat kementerian maupun nasional," katanya.

Selain itu, Netty juga meminta pemerintah dan masyarakat agar tidak menganggap remeh ancaman Covid-19 ini.‎ Masyarakat harus waspadai tempat kumpul atau kerumunan massa sebagai klaster penularan seperti perkantoran, tak terkecuali kantor-kantor pemerintah.

"Pastikan seluruh kebijakan yang diambil berbasis pada menyelamatkan sistem  kesehatan. Jangan sampai kita kalah dengan kepentingan lain yang hanya menguntungkan sebagian pihak saja," ungkapnya.

Netty juga mengingatkan, manajemen perkantoran dan pelaku usaha agar lebih disiplin melakukan langkah pencegahan penularan demi melindungi keselamatan pegawainya.

"Segera lakukan skrining, perbanyak test, pengaturan shift kerja, penegakan protokol kesehatan secara ketat, serta  peningkatan fasilitas, sarana dan prasarana penerapannya. Perkantoran milik pemerintah harus menjadi pelopor dan teladan dalam pemberlakuan protokol kesehatan" pungkasnya.

Berikut adalah sebaran lengkap klaster Covid-19 di kantor kementerian di Jakarta:

1. Kementerian Kesehatan: 139 kasus positif
2. Kementerian Perhubungan: 90 kasus positif
3. Badan Litbangkes Kemenkes: 49 kasus positif
4. Kementerian Keuangan: 42 kasus positif
5. Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia: 35 kasus positif
7. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif: 33 kasus positif
8. Kementerian Pertahanan: 33 kasus positif
9. Kementerian Pemuda dan Olahraga: 28 kasus positif
10. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan: 25 kasus positif
11. Dirjen Imigrasi: 21 kasus positif
12. Kementerian Pertanian: 18 kasus positif
13. Kementerian Dalam Negeri: 16 kasus positif
14. Kantor Pajak Pratama Jakarta: 15 kasus positif
15. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral: 14 kasus positif
16. Kementerian PPAPP: 14 kasus positif
17. Kementerian Koordinator PMK: 12 kasus positif
18. Kementerian Bappenas: 10 kasus positif
19. Kementerian Luar Negeri: 7 kasus positif
20. Kementerian PAN-RB: 6 kasus positif
21. Kementerian Kelautan: 6 kasus positif
22. Kementerian Perdagangan: 5 kasus positif
23. Kementerian Agama: 3 kasus positif
24. Kementerian Lingkungan Hidup: 3 kasus positif
25. Kementerian UMKM: 2 kasus positif
26. Kantor Pelayanan Pajak Madya Jakarta Barat: 1 kasus positif
27. Kemenkop KUMKM: 1 kasus positif
28. Kemenristek BRIN: 1 kasus positif

Editor: Dimas Ryandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore