Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 3 Mei 2019 | 02.31 WIB

Jokowi-AHY Bertemu di Istana, Sandi Tegaskan Koalisi Masih Solid

(Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno melakukan kunjungan kerja ke rumah adat Puri Melayu Sri Menanti di Tebing Tinggi, Sumatera Utara. - Image

(Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno melakukan kunjungan kerja ke rumah adat Puri Melayu Sri Menanti di Tebing Tinggi, Sumatera Utara.

JawaPos.com - Usai hari pencoblosan 17 April 2019, partai Demokrat mulai menunjukkan sikap politik yang lebih terbuka. Partai besutan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu pun langsung beregerak menemui presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Merdeka, Jakarta.


Pertemuan tertutup yang digelar pada Kamis, sore ini (2/5).  Komandan Kogasma Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) pun melakukan pertemuan terututup dengan Jokowi yang berlangsung beberapa jam.


Meskipun diketahui, Partai Demokrat saat ini masih berada dalam koalisi Indonesia Adil dan Makmur, yang merupakan koalisi pendukung Prabowo - Sandi.


Kepada awak media, AHY menyampaikan bahwa kedatangannya untuk memenuhi undangan dari presiden Jokowi. Putra sulung presiden ke-5 SBY itu pun menyebut pertemuan ini digagas oleh Mensesneg Pratikno.


Dia menegaskan, pertemuannya dengan Eks Wali Kota Surakarta itu hanya untuk bersilahturahmi semata. Apalagi AHY dan Jokowi sama-sama disibukkan dengan pemilu serentak dalam 8 bulan terakhir.


"Yang jelas, semangatnya kita ingin melihat Indonesia ke depan ini semakin baik. Kita harus bisa menyumbangkan pikiran dan gagasan. Kita harus terus melakukan tukar pikiran dan saling memberikan masukan-masukan yang baik dan positif," kata AHY.


AHY juga menyatakan, pihaknya akan terus melakukan komunikasi seperti ini dengan Jokowi. Bukan hanya berbicara komunikasi politik, dia juga akan membicarakan bagaimana agar bisa bersama-sama membangun semangat untuk mewujudkan Indonesia semakin baik lagi ke depannya.


"Pak SBY dan Ibu Ani juga menyampaikan salam hormat kepada bapak presiden. Saya juga senang dan merasa terhormat sebagai warga negara dapat kesempatan diundang oleh pak presiden dan bisa bertatap muka secara langsung di tengah-tengah kesibukan beliau," pungkasnya.


Terpisah, calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno mengatakan, pihaknya belum mengetahui perkembangan pertemuan AHY dengan Jokowi. Sandi meyakini bahwa pertemuan tersebut hanya sekadar silahturahmi biasa.


"Saya khusnuzon (berprasangka baik). Itu pertemuan silaturahmi. Saya meyakini Demokrat, PAN, Berkarya, dan Gerindra solid. Tugas kita sekarang mengawal agar proses pemilu berjalan baik sesuai harapan masyarakat," pungkasnya.


Editor: Dimas Ryandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore