
Ramadan tahun ini guru honorer dipastikan nihil menerima THR dari pemerintah. (Radar Banjarmasin)
JawaPos.com - Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) menyampaikan kepada pemerintah untuk tidak memberikan kuota gratis kepada guru yang menerima tunjangan kinerja daerah. Pasalnya, guru tersebut sudah dirasa mampu.
Sepaham dengan itu, Koordinator Nasional Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) Ubaid Matraji mengatakan bahwa pemerintah harus memberikan kuota gratis tersebut kepada yang butuh saja. Salah satunya guru honorer.
"Yang perlu subsidi kuota itu yang membutuhkan, kalau modelnya PNS udah dapet tunjangan segala macem, ngga perlu. Yang perlu itu guru honorer yang dia tidak dapat subsidi manapun, itu penting mendapatkan prioritas," jelasnya kepada JawaPos.com, Selasa (1/9).
"Tapi kalau misalnya dia sudah PNS kemudian dapat tunjangan dan ada sertifikasi segala macem, saya pikir itu ngga relevan," sambung dia.
Dia juga meminta agar pengawasan dan penyaluran bantuan dari Kemendikbud berlangsung dengan lancar. Untuk itu, perlu ada koordinasi yang intens bersama pemerintah daerah, dinas pendidikan daerah dan pihak sekolah.
"Kalau ngga itu kan pemborosan anggaran, menghamburkan uang rakyat karena itu kan uang rakyat juga, jadi kalau tidak dikelola secara transparan dan akuntabel, ya pasti jatuhnya pemborosan," imbuhnya.
Untuk daerah penerima, menurut dia yang patut untuk dibantu adalah daerah 3T (tertinggal, terluar, terdepan) yang memiliki jaringan internet. "Bantuan ini kan bantuan internet, pasti tidak akan berguna di sekolah yang jaringan internetnya bermasalah, ngga berguna karena jaringan ngga ada. juga daerah-daerah yang listriknya aja ngga ada," pungkasnya. (*)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

5 Cara Menemukan Jodoh Bagi Orang Introvert Yang Tidak Suka Bersosialisasi
Mengulik Penyebab Rans Carnival Diboikot, Deklarasi Mahasewa hingga Share Revenue UMKM 20 Persen
Profil AKBP Netty Rosdiana, Istri Jenderal Polisi yang Pernah Sindir Seskab Teddy 'Lupa Daratan'
Prediksi Skor Garudayaksa vs PSS Sleman: Sama-Sama Terluka, Duel Pakansari Rawan Berakhir Imbang
5 Pekerjaan Terbaik untuk Introvert, Pilihan Karir yang Sesuai dengan Kelebihan Diri
Fitrah Maulana Syukuri Debut dan Cleansheet di ACL Two Bersama Persib Bandung
Prediksi Skor Garudayaksa FC vs PSS Sleman: Kejutan atau Deja vu Final Championship Musim Lalu
Prediksi Skor Dewa United vs Persija di Super League: Macan Kemayoran Amankan Poin Penting di Banten
Matheus Lagoa Segera Bela Persebaya Surabaya, Cedera Betis Pulih, 30 Gol Jadi Modal
Jack Miller Ungkap Alasan Marah di Sprint Race MotoGP Malaysia, Minta Maaf ke Pramac Yamaha

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022