
Ilustrasi kasus pembunuhan satu keluarga di Sukoharjo yang menyebabkan 4 korban tewas.
JawaPos.com - Pembunuhan sadis di Dusun Slemben, Desa Duwet, Kecamatan Baki tak hanya membuat shock keluarga korban dan warga sekitar yang menemukan empat mayat tersebut. Pembunuhan keji itu juga mengagetkan warga Dusun Prampelan, Desa Waru, Kecamatan Baki. Mereka tak menyangka jika salah satu warga di sana, yakni HT, 41, menjadi pelaku pembunuhan keji itu.
Tidak sulit menemukan rumah tersangka HT di Dusun Prampelan, Desa Waru. Hanya saja, baik ketua RT setempat dan warga sekitar rumah bungkam saat diminta informasi keseharian pelaku.
Namun, salah satu tetangga pelaku yang tinggal di dusun sebelah menyebut bahwa orang tua pelaku merupakan keluarga terpandang dan disegani. Bapak dan ibu pelaku merupakan pensiunan kepala sekolah. Pelaku beristrikan teman seangkatan saat SMP. HT memiliki seorang anak perempuan yang baru lulus SMA dan melanjutkan ke perguruan tinggi.
"Saya berikan informasi itu, tapi jangan ditulis nama saya," kata pria 40 tahun, tetangga yang juga adik kelas pelaku saat SMP seperti dikutip Radar Solo, Rabu (26/8).
Narasumber lain yang juga tak mau disebutkan namanya, mengaku shock atas ditangkapnya HT. Dia merupakan tetangga sekaligus teman pelaku semasa SD sampai dengan SMP. Dia mengenal dekat HT, yang menurutnya adalah orang yang sangat baik. Sehingga tak menyangka jika tega melakukan tindakan keji itu.
"Orangnya baik, sejak kecil sampai sekarang baik. Seperti lumrahnya warga lain, saling menyapa. Makanya warga sini juga kaget, percaya nggak percaya kalau HT itu pelakunya," imbuhnya.
Baca Juga: Pembunuhan Sukoharjo, Polisi Cari Celana Pelaku yang Berlumur Darah
Dia juga menyebut bahwa dalam kesehariannya, pelaku jarang terlihat mabuk-mabukan atau berkelahi. Kata dia, pelaku tidak mempunyai catatan hitam di kampung. Dikenal sebagai keluarga yang baik, bapak dan ibunya pensiunan kepala sekolah. Hanya saja, sejak bekerja sebagai ojek online (ojol), HT sudah jarang bergaul dengan warga kampung setempat.
"Saya tidak tahu kalau di luar dia ngapain saja. Kalau di kampung ya lumrah seperti warga lainnya,” ujar dia.
Menurutnya, pelaku dan korban Suranto merupakan teman sejak sekolah SMA Pariwisata. Hingga sebelum kejadian sadis itu, masih berteman dan akrab.
"HT dulu pernah kerja nyopir rental mobil di tempatnya korban atau kakaknya korban gitu, saya tidak begitu paham. Paling yang mencarikan kerjaan ya korban," katanya.
Terpisah, Daniel Tri, warga Makamhaji yang juga kawan pelaku saat bekerja sebagai freelance telepon genggam mengaku, sebelum bekerja sebagai sopir, pelaku sempat bekerja freelance jualan HP. Pelaku merupakan tipe orang baik, loyal, dan setia kawan.
"Saya dulu punya konter HP di Mayang, tidak jauh dari rumah HT. Dia hampir setiap hari di konter saya. Saya sering ditraktir. Aku ya kaget, kok bisa ya senekat itu," kata Daniel.
Selama mengenal HT, Daniel mengaku belum pernah melihat dia melakukan hal-hal negatif dan merugikan orang lain. Maka, Daniel juga kaget saat mendengar kabar HT melakukan hal keji.
"Kalau setahun dua tahun terakhir saya sudah tidak tahu lagi aktivitasnya," katanya.

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
Live Streaming PSS Sleman vs Garudayaksa FC Final Liga 2 dan Prediksi Skor: Trofi Bergengsi Menanti Pemenang!
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Prancis Hari Ini: Momentum Veda Ega Rebut Pole Position!
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
