
Polrestabes Semarang ringkus pelaku pembunuhan perempuan yang jasadnya diletakkan dalam lemari salah satu kamar hotel di Semarang, Jumat (12/2). I.C.Senjaya/Antara
JawaPos.com - Okta Apriyanto, 30, tersangka pembunuhan di Hotel Royal Phoenix Semarang mengakui sakit hati dan emosi karena sering dicaci maki oleh korban, Meliyanti, 24.
“Selalu dikatain ‘koe wong lanang ki kerjo ngopo’. Saya emosi karena dicaci maki. Setiap hari. Dia juga cemburu dengan wanita lain yang freelance disitu,” jelasnya seperti dikutip PojokSatu (Jawa Pos Group), Sabtu (13/2).
Berdasarkan penyelidikan kepolisian, tersangka bersama korban setiap ke Semarang selalu menginap di Hotel Royal Phoenix dan membuka prostitusi online open BO (booking online). Sehari bisa melayani lima pria hidung belang.
“Menggunakan aplikasi online, MiChat. Pelanggan banyak. Saya dapat Rp 100 ribu. Dia dapat Rp 150 ribu. Kemudian juga bayar kamar,” katanya.
Keduanya sudah menjalin hubungan selama dua tahun bermula sama-sama bekerja di salah satu kafe di Cilacap, dan menikah siri di Kebumen karena tersangka sedang menjalani proses perceraian dengan istri pertamanya. “Kalau tahun sebelumnya di Kebumen. Biasanya dia pulang Subang saya ke Wonosobo,” katanya.
Unit Resmob Polrestabes Semarang berhasil membekuk pelaku pembunuhan terhadap Meliyanti, 24, warga, Sidajaya, Cipunagara, Kabupaten Subang yang ditemukan tewas didalam lemari kamar 102 Hotel Royal Phoenix, Jalan Sriwijaya No. 30 Semarang, Kamis (11/2). Pelaku ditangkap di tempat persmbunyianya di kawasan Tosari Wonosobo kurang dari 12 jam setelah kejadian.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
