
Photo
JawaPos.com - Perkelahian kakak beradik, Amirudin Lubis, 35, dengan Budiharto, 38, warga RT 7 RW I Desa Tembok Banjaran Kecamatan Adiwerna Kabupaten Tegal berakhir tragis. Sang adik, Amirudin Lubis menghembuskan napas terakhirnya di tangan kakaknya, Rabu (3/2) pukul 01.30 WIB.
Seperti diberitakan Radar Tegal (Jawa Pos Group), perkelahian kakak beradik itu dipicu oleh kelakukan sang adik. Dini hari itu, korban pulang dalam kondisi mabuk. Amirudin tiba-tiba meminta kunci mobil kepada kakaknya, yang sudah tertidur pulas dengan anaknya.
“Kakaknya tidak memberikannya, karena melihat kondisi adiknya yang dalam pengaruh minuman keras. Selain itu, adiknya juga belum bisa mengendarai mobil," ujar kakak ipar korban, Dikrom, 61.
Tetapi korban terus berupaya meminta kunci mobil, bahkan tidak segan-segan menendang semua perabotan di dalam rumah. Sang Adik juga memendang tempat tidur kakaknya, supaya dia segera terbangun. Kakak beradik itupun lalu terlibat adu fisik. Oleh anak Budiharto yang juga ikut terbangun, keributan itu dilaporkan ke Polsek Adiwerna.
“Selama ini kakak beradik itu tinggal satu rumah. Istri Budiharto bekerja menjadi TKW di Arab Saudi. Jadi, di dalam rumah ini dihuni tiga orang, yakni korban, kakaknya bersama anak semata wayangnya yang masih duduk di bangku kelas IX," tambahnya.
Sementara ituk, Kasat Reskrim AKP I Dewa Gede Ditya SIK atas seizin Kapolres Tegal AKBP Muhammad Iqbal Simatupang SIK membenarkan personelnya sempat membantu jajaran Polsek Adiwerna menangani kasusnya. Jazad korban saat ini masih berada di Kamar Jenazah RSUD Dr Soeselo Slawi menunggu hasil autopsi Tim Labfor Polda Jawa Tengah.
“Hal ini untuk memastikan apa yang menjadi penyebab kematian korban. Saat tim kami meluncur ke TKP, kondisi korban dalam posisi tertelungkup dengan berbantalkan tangan. Kakak korban saat ini masih kami mintai keterangan terkait insiden tersebut," ungkapnya.
Pada jazad korban ditemukan adanya luka bekas cekikan di leher, lutut kaki, dan jari jempol kaki yang terkelupas. Korban sehari-hari membuka cucian kendaraan bermotor di samping rumahnya, sementara sang kakak bekerja sebagai sopir travel. "Kami masih menunggu keterangan resmi dari tim forensik yang melakukan autopsi pada jazad korban," ungkapnya.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=HF5ERE7lJK0
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Getafe vs Deportivo La Coruna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Napoli vs Bologna di Liga Italia: Partenopei Menang Tipis di Stadio Maradona
Profil Kanaya Whu: Vokalis MK9 Bentukan Dedi Mulyadi, Meninggal di Usia 35 Tahun
Prediksi Skor Racing de Santander vs Alaves di Liga Spanyol: Harapan Baba Zorros di El Sardinero
Prediksi Skor Lille vs Troyes di Liga Prancis: Kans Calvin Verdonk Cs Pesta Gol di Kandang
Kanaya Whu Vokalis MK9 Meninggal Dunia, Dedi Mulyadi Turut Berduka
Prediksi Skor Augsburg vs Bayer Leverkusen di Liga Jerman: Die Werkself Buru Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor RB Leipzig vs Hamburger SV di Liga Jerman: Die Roten Bullen Menang di Red Bull Arena
Prediksi Skor Celta Vigo vs Malaga di Liga Spanyol: Los Celestes Taklukkan Tim Tamu di Kandang
Prediksi Skor Persija vs Persib di Super League 2026/2027: Macan Kemayoran Menang Dramatis!

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022