Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 3 Juli 2019 | 15.53 WIB

Segera Dirilis, Hasil Investigasi Kerusuhan 21-22 Mei Sudah 90 Persen

Kerusuhan 21-22 Mei lalu  yang menimbulkan banyak korban. (Miftahul Hayat/ Jawa Pos) - Image

Kerusuhan 21-22 Mei lalu yang menimbulkan banyak korban. (Miftahul Hayat/ Jawa Pos)

JawaPos.com - Hasil investigasi kerusuhan 21-22 Mei sudah mulai menemui titik terang. Secara keseluruhan, progres pendalaman kasus sudah hampir rampung. Sehingga, Polri bisa segera disampaikan kepada publik.

Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Dedi Prasetyo mengatakan, tim investigasi yang diketuai oleh Irwasum Polri Komjen Moecgyarto itu sudah 90 persen diselesaikan. Sisanya masih terus dikerjakam sampai tuntas.

“Dari tim investigasi gabungan bisa dikatakan hampir 90 persen penanganannya sudah cukup komperhensif, namun demikain saya juga masih menunggu update secara lengkapnya,” kata Dedi di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (2/7).

Setelah rampung, sambung Dedi, hasilnya nanti akan disampaikan bersama-sama dengan Komnas HAM, Ombudsman dan Kompolnas. “Nanti akan disampaikan di rilis bersama," imbuhnya.

Dedi menuturkan, polri sudah menjalankan rekomendasi-rekomendasi yang diberikan oleh lembaga lain yang memiliki fungsi pengawasan. Selain itu, pihaknya juga masih menunggu Komnas HAM, Kompolnas dan Ombudsman menyelesaikan investigasinya. “Apabila dari Ombudsman sudah selesai, dari Kompolnas sudah selesai, kemudian dari Komnas HAM juga udah selesai melakukan investigasi baru nanti tim gabungan merilis,” tambahnya.

Photo

Karopenmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Dedi Prasetyo saat mengungkap kasus kerusuhan 21-22 Mei. (Fedrik Tarigan/ Jawa Pos)

Lebih lanjut, mantan Wakapolda Kalimantan Tengah itu menegaskan, polri telah siap menyampaikan hasil investigasi tim gabungan ini. Hanya saja, ekpos kepada publik tidak bisa dilakukan setengah-setengah. Sehingga harus menunggu data semua terkumpul dari pihak-pihak yang terlibat. “Sudah ada semuanya, tinggal disampaikan menunggu waktunya,” pungkas Dedi.

Diketahui, kerusuhan terjadi disejumlah titik di DKI Jakarta pada 21-22 Mei 2019. Diantaranya, di depan Kantor Bawaslu RI, Jalan Jati Baru, Tanah Abang, dan di Slipi. Insiden pecah setelah Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengumumkan hasil hitung resmi pemilu 2019.

Akibat kerusuhan ini, 8 orang meninggal dunia, dan ratusan lainnya mendapat perawatan. Polisi juga telah menetapkan 442 orang sebagai tersangka yang diduga berperan menjadi provokator aksi. Kerusuhan ini juga menimbulkan sejumlah fasilitas umum.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore