JawaPos Radar

Buntut Jatuhnya Ribuan e-KTP, Staf Kemendagri Diperiksa Polisi

27/05/2018, 13:35 WIB | Editor: Ilham Safutra
Buntut Jatuhnya Ribuan e-KTP, Staf Kemendagri Diperiksa Polisi
Ilustrasi: Petugas memperlihatkan e-KTP milik warga. (Sofyahnsyah/Radar Bogor/Jawa Pos Group)
Share this

JawaPos.com - Warga sekitar Jalan Raya Salabenda, Semplak, Kabupaten Bogor dihebohkan dengan bertebarannya ributan e-KTP. Kartu identitas itu diketahui jatuh dari bak truk pengungkutnya, kemarin (26/5). Atas insiden itu membuat staf Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) berurusan dengan kepolisian.

Staf Kemendagri dan sopir pengangkut ribuan e-KTP itu diperiksa aparat Polres Bogor. "Saat ini permasalahan itu ditangani Polres Kabupaten Bogor dan rencananya pagi ini beberapa staf yang mengawal barang tersebut dan sopir akan diminta keterangan," kata Dirjen Kependudukan dan Catatan Sipil (Dirjen Dukcapil) Kemendagri, Zudan Arif Fakrulloh melalui keterangan tertulisnya, Minggu (27/5).

Zudan menjelaskan, e-KTP itu terjatuh saat dalam perjalanan dari gudang penyimpanhan sementara di Pasar Minggu menuju Gudang Kemendagri di Semplak, Bogor, Jawa Barat.

Buntut Jatuhnya Ribuan e-KTP, Staf Kemendagri Diperiksa Polisi
Ilustrasi: Petugas memperlihatkan e-KTP milik warga. (Riko Aditya/Radar Tarakan/Jawa Pos Group)

Zudan mengklaim semua e-KTP yang jatuh itu sudah diamankan. "Semua e-KTP yang jatuh dari mobil pengangkut sudah diamankan bersama masyarakat dan dikembalikan ke mobil pengangkut untuk selanjutnya dibawa ke gudang penyimpanan di Semplak," tutur Zudan.

Kendati demikian, menurut Zudan pihaknya belum bisa merinci secara detail berapa banyak e-KTP yang berceceran. Walaupun warga setempat sempat menyebut jumlahnya berkisar ribuan kepingan.

"e-KTP yang rusak atau invalid yang dibawa ke Semplak sebanyak satu dus dan 1/4 (seperempat) karung. Jumlahnya kepingnya tidak dihitung karena merupakan gabungan dari sisa-sisa pengiriman sebelumnya," pungkasnya.

(rdw/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up