
Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (21/10). (Istimewa)
JawaPos.com - Kepala LAB 45 Jaleswari Pramodhawardani mengungkapkan, blunder komunikasi Presiden Prabowo Subianto makin sering terjadi selama dua tahun berkuasa.
Catatan LAB 45, blunder komunikasi Praboro meningkat dari 32 kasus pada tahun pertama menjadi 48 kasus pada tahun kedua berkuasa.
Secara proporsi, kontribusinya terhadap keseluruhan blunder komunikasi pejabat Kabinet Merah Putih juga bertambah dari 19,6 persen menjadi 34,3 persen.
"LAB 45 mencatat 303 blunder komunikasi pejabat kabinet sepanjang 20 Oktober 2024-19 Oktober 2026," kata Jaleswari Pramodhawardani dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (22/10).
"Dengan total 80 blunder, Presiden menjadi penyumbang terbesar; menteri dan wakil menteri menyumbang 164," ucapnya. Selebihnya adalah blunder oleh pejabat kabinet lainnya.
Berdasarkan evaluasi tersebut, jumlah blunder komunikasi pejabat publik sebenarnya mengalami penurunan dari 163 kasus pada tahun pertama menjadi 140 kasus pada tahun kedua pemerintahan.
Namun, blunder komunikasi yang dilakukan Prabowo justru meningkat dari 32 menjadi 48 kali.
Menurut Jaleswari, temuan tersebut memperlihatkan bahwa blunder komunikasi pemerintah semakin terkonsentrasi pada pucuk pimpinan.
Kondisi ini menjadi catatan penting, karena pernyataan Presiden memiliki jangkauan luas dan dapat memengaruhi persepsi masyarakat terhadap kebijakan pemerintah.
Karena itu, LAB 45 menekankan bahwa komunikasi pemerintah harus mengutamakan akurasi, konsistensi, dan kesesuaian informasi dengan kenyataan yang dihadapi masyarakat.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

5 Pekerjaan Terbaik untuk Introvert, Pilihan Karir yang Sesuai dengan Kelebihan Diri
5 Cara Menemukan Jodoh Bagi Orang Introvert Yang Tidak Suka Bersosialisasi
Perkuat Kerja Sama Intelijen Hadapi Ancaman Terorisme, Indonesia Pimpin CTIF Council
Bill Gates Puji AI Meta Milik Zuckerberg, Muse Dinilai Mampu Mengubah Cara Orang Bekerja
KPK: Kerugian Negara dalam Kasus Bea Cukai yang Terkait PT Djarum Capai Triliunan
Prediksi Skor Everton vs Newcastle United: Tuan Rumah Tertekan, The Magpies Bidik Kemenangan
Prediksi Skor RANS Nusantara FC vs Kendal Tornado FC, Duel Ketat Tim Papan Atas Championship
Prediksi Skor Adelaide United vs Lion City Sailors: Duel Perebutan Posisi Puncak Grup F ACL Two
Prediksi Frosinone vs Lecce di Serie A: Ancaman Raimondo dan Masalah Pertahanan Tim Tamu
Prediksi Skor Frosinone vs Lecce: Canarini Bidik 4 Kemenangan Kandang Beruntun

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022