
Ilustrasi: Uji coba MBG prasmanan diminati, targetkan 1.000 hingga 5.000 dapur hingga 2026. (gpt)
JawaPos.com - Badan Gizi Nasional (BGN) mengklaim penerapan skema prasmanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) dapat menekan sisa makanan tanpa menambah anggaran per siswa.
Melalui skema ini, siswa tetap mendapatkan makanan sesuai takaran gizi, tetapi bisa mengambil tambahan apabila masih merasa lapar dan makanan masih tersedia.
Kepala BGN Sudaryono mengatakan, anggaran MBG dengan skema prasmanan tetap sama, yakni Rp 15.000 per siswa. Menurut dia, perbedaan kebutuhan makan setiap siswa menjadi salah satu hal yang dapat diakomodasi melalui mekanisme tersebut.
”Kalau anggarannya saya kira sama ya, karena kan kita ngelayaninya kan per Rp 15.000 dikali jumlah anak sekolah ya,” kata Sudaryono kepada wartawan, Jumat (16/10).
Dia mencontohkan, siswa dengan usia atau tingkat kelas yang sama belum tentu memiliki kebutuhan makan yang seragam. Ada siswa bertubuh kecil dan ada pula yang lebih besar, sehingga kebutuhan porsi makan mereka bisa berbeda.
”Nah, itu tadinya kecil besar kan porsinya sama. Nah, ini sekarang kan porsi besar eh kecil besar porsinya sama, tapi kalau yang besar dia mau nambah, ada sisa, dia boleh nambah,” ujarnya.
Sudaryono mengatakan, berdasarkan pengamatannya di sejumlah lokasi uji coba, tingkat makanan yang habis dan kebersihan pelaksanaan MBG prasmanan menunjukkan hasil yang baik. Meski demikian, dia tidak merinci angka pengurangan sisa makanan dari penerapan skema tersebut.
”Sehingga kulihat memang dari beberapa yang sekarang jalan ini, tingkat kehabisannya, tingkat kebersihannya tinggi, Jadi orang juga senang, ya,” tuturnya.
Lebih lanjut, saat ini BGN masih menguji penerapan skema prasmanan sebelum memperluasnya ke lebih banyak sekolah. Sudaryono mengatakan, uji coba dilakukan di sejumlah wilayah, baik di Jawa maupun luar Jawa, untuk mengidentifikasi kendala pelaksanaan.
Wilayah uji coba tersebut antara lain Merauke, Aceh, dan Palembang. Evaluasi mencakup persoalan jarak, kebutuhan tenaga kerja, edukasi, serta kesiapan dapur dan sekolah.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Brighton vs Crystal Palace di Liga Inggris: The Seagulls Kunci Kemenangan di Derby M23
Prediksi Skor Persebaya vs PSS Sleman: Green Force Diunggulkan, Elang Jawa Tak Bisa Diremehkan
Prediksi Skor Persib vs Persik di Super League: Pangeran Biru Susah Payah Jinakkan Macan Putih
Prediksi Skor Lyon vs Nice: Les Gones Buru Kemenangan demi Melesat ke 3 Besar Klasemen Ligue 1
Celios Benarkan Akuisisi Saham BYAN Salah Satu Sebab Pasar Saham RI Terancam Downgrade
Francisco Rivera dan Matheus Lagoa Absen, Persebaya Surabaya Tetap Pede Pecundangi PSS Sleman
Prediksi Skor Juventus vs Lazio: Biancocelesti Bakal Merepotkan Tuan Rumah di Allianz Stadium
Prediksi Skor Nottingham Forest vs Arsenal: Ujian Ketajaman Lini Serang Skuad Mikel Arteta
Prediksi Skor Persib Bandung vs Persik Kediri: Marcos Reina Tak Mau Anggap Remeh
Prediksi Skor Leeds United vs Manchester United: Lisandro Martinez Sulit Masuk Starter

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022