Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 17 Oktober 2026 | 01.03 WIB

BGN Siap Perluas Implementasi MBG Prasmanan, dari 66 jadi 1.500 Titik

Ilustrasi: Uji coba MBG prasmanan diminati, targetkan 1.000 hingga 5.000 dapur hingga 2026. (gpt)

JawaPos.com - Badan Gizi Nasional (BGN) menyiapkan perluasan penerapan skema prasmanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) secara bertahap, dari 66 titik uji coba menjadi 500, 1.000, hingga 1.500 titik. Perluasan tersebut akan dilakukan setelah evaluasi untuk memastikan kesiapan dapur dan sekolah dalam menjalankan sistem penyajian makanan tersebut.

Kepala BGN Sudaryono mengatakan, uji coba MBG prasmanan dilakukan di sejumlah wilayah, baik di Pulau Jawa maupun luar Jawa. Sejumlah lokasi yang disebutnya antara lain Merauke, Aceh, dan Palembang.

Menurut dia, uji coba diperlukan untuk mengidentifikasi berbagai kendala teknis, mulai dari jarak distribusi, kebutuhan tenaga kerja, hingga edukasi bagi pihak yang terlibat.

"Dari katakanlah ini 66 (titik SPPG), mungkin di tahap berikutnya setelah dua minggu kita evaluasi, kita bereskan, misalnya di 500, habis itu 1.000, 1.500, terus gitu sampai dengan sampai dengan batas sampai dengan ee libur akhir tahun tuh berapa," kata Sudaryono.

Dia menjelaskan, penambahan titik penerapan tidak akan dilakukan sekaligus. BGN akan mengevaluasi pelaksanaan pada setiap tahap sebelum memutuskan penambahan lokasi berikutnya.

Langkah tersebut diperlukan karena penerapan prasmanan membutuhkan kesiapan dari dua pihak, yakni dapur penyedia makanan dan sekolah penerima manfaat. Keduanya harus memahami mekanisme penyajian agar pelaksanaan program berjalan sesuai standar.

"Tapi intinya adalah begini, prasmanan ini nggak se- enggak bisa, 'Oh prasmanan, silakan,' enggak bisa. Karena prasmanan ini ada dua implikasi: dapurnya harus dilatih dan sekolahnya harus dilatih," ujarnya.

Sekolah Harus Siap

Sudaryono menegaskan, penerapan MBG prasmanan tidak bisa dilakukan secara bebas. Sekolah yang ingin menggunakan skema tersebut harus mendaftar kepada BGN, mengikuti pelatihan, dan memastikan kesiapan pelaksanaan sebelum mulai menerapkannya.

Editor: Estu Suryowati
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore