Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 27 September 2026 | 01.22 WIB

Sambil Tunjukkan KTA, Jokowi: PSI Partai Baru, Tapi Sudah Banyak yang Ketakutan

Jokowi menunjukkan KTA PSI dalam Rakorda DPP PSI Kota Bandung pada Sabtu (26/9). (PSI) - Image

Jokowi menunjukkan KTA PSI dalam Rakorda DPP PSI Kota Bandung pada Sabtu (26/9). (PSI)

JawaPos.com - Presiden Indonesia ke-7 Joko Widodo (Jokowi) menunjukkan Kartu Tanda Anggota (KTA) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di hadapan publik pada Sabtu (26/9). Dalam kesempatan itu, dia menyatakan bahwa meski masih baru, sudah banyak yang ketakutan dengan kiprah PSI.

Menurut Jokowi, keberadaan PSI sebagai partai baru tidak lantas membuat partai berlambang gajah tersebut tidak diperhitungkan. Dia menyebut, saat ini sudah ada beberapa pihak yang merasa khawatir terhadap perkembangan partai yang dipimpin oleh Kaesang Pangarep tersebut.

”Karena meski pun PSI ini partai baru, tetapi sekarang ini sudah banyak yang ketakutan,” kata Jokowi dalam Rakorda DPD PSI Kota Bandung.

Jokowi menyebutkan bahwa PSI merupakan partai baru, namun partai baru tersebut harus mengupayakan agar tetap diperhitungkan. Karena itu, dia meminta seluruh kader memiliki keyakinan, PSI akan berkembang menjadi partai besar yang semakin diperhitungkan.

”Wong sama partai baru saja kok takut. Ini partai baru, tapi juga hati-hati. Meski pun partai baru, hati-hati, ini akan menjadi partai besar,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Jokowi menyinggung parliamentary threshold atau ambang batas parlemen. Dia meminta kader PSI tidak menjadikannya sebagai alasan untuk khawatir. Dia menyebut, berapa pun besaran ambang batas parlemen yang ditetapkan, fokus utama PSI harus tetap pada kerja organisasi.

”Oleh sebab itu saya sampaikan, mau parliamentary threshold 5 persen, oke, nggak masalah. Mau parliamentary threshold 6 persen, nggak masalah. Mau parliamentary threshold 7 persen, nggak masalah. Mau parliamentary threshold 8 persen, nggak masalah,” tegasnya.

Jokowi pun menegaskan, hal terpenting adalah kerja keras kader serta keberadaan struktur partai yang aktif. Dia menekankan, struktur PSI harus benar-benar hidup dan bekerja di tengah masyarakat. Dengan begitu, PSI akan terus berkembang dan semakin besar.

Lebih lanjut, Jokowi menegaskan kembali, kerja organisasi menjadi kunci bagi PSI. Karena itu, dia juga meminta kader tidak terlalu mencemaskan persoalan parliamentary threshold. Alih-alih cemas, Jokowi meminta seluruh kader PSI memiliki keyakinan terhadap target tersebut.

”Kita harus meyakini itu, kita harus meyakini itu. Target kita bukan hanya masuk Senayan, bukan hanya masuk Senayan,” ucap dia.

Editor: Bintang Pradewo
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore