
Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) saat menyampaikan sambutan di kantor DPP Partai Demokrat, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (9/9). (Muhamad Ridwan/JawaPos.com)
JawaPos.com - Presiden ke-6 Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono mengaku punya banyak kenangan indah bersama Guruh Soekarno. Putra bungsung Bung Karno itu wafat pada Sabtu pagi (26/9).
Meski tidak ikut mengantarkan Guruh ke pemakaman di TPU Karet Bivak, Tanah Abang, Jakarta Pusat (Jakpus), SBY sempat datang ke rumah duka di bilangan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan (Jaksel).
Kepada awak media, SBY mengaku ikut merasakan kehilangan. Baginya, Guruh bukan hanya putra proklamator Bangsa Indonesia, melainkan juga tokoh bangsa yang sudah memberikan banyak hal untuk negara, terutama melalui kesenian.
”Semua tahu bahwa kecintaan Mas Guruh kepada Indonesia tercinta diekspresikan dalam karya seninya. Apakah lagu, apakah pagelaran seni dengan suara Mahardika yang sangat terkenal, dan lagu-lagu beliau, juga lukisan-lukisan beliau,” kata SBY.
Tidak hanya berkesenian, pemikiran-pemikiran Guruh juga dituangkan melalui jalan politik yang dipilihnya. Guruh adalah salah seorang politisi PDI Perjuangan yang cukup lama bertugas di parlemen.
”Sungguh peran yang tidak boleh kita lupakan. Hari ini kita mesti mengucapkan selamat jalan kepada Mas Guruh dengan iringan doa semoga Allah Subhanahu wa Ta'ala menerimanya dan hidup tenang di sisi Allah Subhanahu wa Ta'ala,” harap SBY.
Secara pribadi, lanjut SBY, dia mengaku punya kenangan indah dengan Guruh. Saat masih bertugas sebagai presiden, Guruh diundang ke Istana Negara. Keduanya cukup lama berbincang bersama tentang banyak hal.
”Mendengarkan pikiran-pikiran beliau, bukan justru bukan di bidang politik, tapi apa yang bisa dilakukan bangsa ini melalui pendekatan budaya, pendekatan seni. Sangat-sangat menarik,” imbuhnya.
Sampai menjelang Guruh meninggal dunia, SBY mengaku tetap menjaga silaturahmi. Meski tidak terlalu sering berjumpa, mereka tetap punya kesamaan dalam memandang kesenian.
”2 tahun yang lalu barangkali farewell saya dengan beliau, kami sama-sama diundang untuk menyumbangkan lukisan-lukisan kami dalam pameran lukisan yang diselenggarakan oleh Kompas,” ujarnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Belgia vs Prancis di Liga Nations UEFA: Les Bleus Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Prediksi Skor Hong Kong vs Laos di FIFA ASEAN Cup: Duel Seru Berpotensi Imbang di Kai Tak Stadium
Prediksi Skor Georgia vs Ukraina di UEFA Nations League: Misi Berat Kvaratskhelia Cs di Kandang
Prediksi Skor Armenia vs Montenegro di Liga Nations UEFA: Hrabri Sokoli Bakal Sulitkan Tuan Rumah
Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Prediksi Skor Turki vs Italia di Liga Nations UEFA: Kans Ay-Yıldızlılar Hentikan Perlawanan Azzurri
Prediksi Skor Kamboja vs Myanmar di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Israel vs Irlandia di UEFA Nations League: The Green Army Curi Kemenangan Tandang
Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UEFA Nations League: Duel Ketat Berpotensi Imbang
Prediksi Susunan Pemain Prancis vs Belgia: Tanpa Mbappe, Zidane Hadapi Ujian Berat

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022