Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 25 September 2026 | 20.26 WIB

Kemenhub Sertakan Reefer Container di KN Kunyit Untuk Penanganan Jenazah Hasil Evakuasi KM Virgo 8

Seorang awak Kapal Negara Kenavigasian KN Kunyit memantau kondisi perairan lepas menggunakan teropong dari atas geladak kapal. (Dok Antara) - Image

Seorang awak Kapal Negara Kenavigasian KN Kunyit memantau kondisi perairan lepas menggunakan teropong dari atas geladak kapal. (Dok Antara)

JawaPos.com - Kementerian Perhubungan mengerahkan Kapal Negara Kenavigasian (KN) Kunyit. KN Kunyit membawa reefer container (kontainer berpendingin) dalam operasi SAR KMP Virgo Transport 8 guna mendukung evakuasi dan penanganan jenazah korban. Adanya reefer container akan sangat membantu penanganan dan penyimpanan sementara jenazah hasil evakuasi.

"Dengan dikerahkannya kembali KN Kunyit, dukungan Kementerian Perhubungan dalam operasi ini semakin diperkuat. Khususnya dalam kesiapan penanganan korban dan dukungan logistik di lokasi kejadian," kata Kepala Distrik Navigasi Tipe A Kelas II Banjarmasin, Hary Bowo Seno Putro terkonfirmasi di Jakarta, Jumat (25/9) dikutip dari Antara.

Memasuki hari ke-12, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan terus mengoptimalkan dukungan serta pengerahan armada dan personel dalam operasi pencarian dan pertolongan (SAR) gabungan terhadap insiden KMP Virgo Transport 8 di Perairan Laut Jawa.

Ia menyampaikan fokus utama operasi SAR pada hari ke-12 ini diprioritaskan pada penyelaman ke dalam badan kapal untuk mencari dan mengevakuasi korban yang diperkirakan masih terjebak serta menegaskan komitmen penuh jajarannya dalam memberikan dukungan pada Operasi SAR Gabungan tersebut.

Ia juga menjelaskan armada pendukung Ditjen Perhubungan Laut lainnya telah beroperasi aktif di lokasi kejadian sejak awal operasi.

Kapal-kapal Direktorat Jenderal Perhubungan Laut lainnya, seperti KN Miang Besar dari Distrik Tipe A Kelas I Samarinda dan KN Grantin P.211 dari Pangkalan PLP Kelas II Tanjung Perak, telah berada di lokasi kejadian untuk menyokong logistik, mobilisasi, dan skema evakuasi jalur laut menuju Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin.

"Kapal KN Miang Besar dan KN Grantin P.211 terus siaga di lokasi untuk mendukung evakuasi korban, logistik, dan kebutuhan operasional SAR. Bersama KN SAR Wisanggeni dan KP Orca, kapal-kapal ini menjadi pilar utama skema evakuasi jalur laut menuju Pelabuhan Trisakti Banjarmasin," ujarnya.

Selain itu, seluruh jajaran teknis di lapangan, baik KSOP, KPLP, maupun Distrik Navigasi Banjarmasin, diinstruksikan untuk memperkuat koordinasi, menjaga kelancaran alur evakuasi, serta terus bersinergi erat dengan Basarnas, TNI AL, TNI AU, Polri, dan seluruh potensi SAR yang terlibat.

"Prioritas utama adalah pencarian korban dengan tetap mengedepankan keselamatan seluruh personel di lapangan," katanya.

Editor: Diar Candra
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore