
Diskusi dalam Binawan National Media Gathering 2026 dengan tema “The Power of Collaboration: How Ecosystems Are Shaping Indonesia’s Future". (Dok Nanda Prayoga/JawaPos.com)
JawaPos.com - Perubahan kebutuhan tenaga kerja seiring perkembangan teknologi dan kondisi sosial ekonomi mendorong dunia pendidikan untuk semakin dekat dengan industri. Keterhubungan tersebut dinilai penting agar talenta yang dihasilkan memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja, baik di dalam maupun luar negeri.
Vice President Binawan Inti Utama Adrie P. Nelwan mengatakan pendidikan memiliki peran penting dalam membentuk talenta yang dapat menjawab kebutuhan dunia kerja. Menurutnya, perkembangan Binawan selama ini juga tidak terlepas dari keterlibatan dunia pendidikan tinggi.
Hal ini disampaikannya dalam Binawan National Media Gathering 2026 dengan tema “The Power of Collaboration: How Ecosystems Are Shaping Indonesia’s Future”. "Mau dikatakan gitu, Binawan tidak pernah membangun untuk dirinya sendiri. Tetapi Binawan bertumbuh melalui dunia pendidikan tinggi," ujar Adrie di Jakarta dikutip Kamis (24/9).
Menurut Adrie keterkaitan antara pendidikan dan kebutuhan tenaga kerja menjadi salah satu aspek yang terus dikembangkan. Pendidikan tidak hanya dipandang sebagai proses akademik, tetapi juga perlu mempertimbangkan kebutuhan tenaga kerja yang berkembang di berbagai sektor.
Kebutuhan tersebut pun tidak terbatas pada pasar kerja Indonesia. Adrie menyebut terdapat pula peluang dan kebutuhan tenaga kerja di luar negeri yang dapat menjadi bagian dari pertimbangan dalam menyiapkan talenta.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa lulusan tidak seluruhnya diarahkan untuk bekerja di luar negeri. Setiap mahasiswa memiliki pilihan dan jalur karier masing-masing sesuai dengan bidang serta tujuan yang ingin dicapai.
Dalam proses pengembangan pendidikan dan talenta, Adrie juga menilai masukan dari pihak eksternal memiliki peran penting. Interaksi dengan berbagai pihak dapat membuka perspektif baru sekaligus membantu organisasi mengevaluasi langkah yang telah dilakukan.
Ia menilai organisasi yang hanya mengandalkan kemampuan internal berisiko memiliki ruang pengembangan yang lebih terbatas. Karena itu, hubungan antara institusi pendidikan, dunia kerja, industri, teknologi, serta berbagai mitra perlu terus diperkuat.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Prediksi Skor Hong Kong vs Laos di FIFA ASEAN Cup: Duel Seru Berpotensi Imbang di Kai Tak Stadium
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu
Prediksi Skor Bulgaria vs Luksemburg: Duel Ketat, Tuan Rumah Diunggulkan
Prediksi Skor Kamboja vs Myanmar di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Kuwait vs Irak di Arabian Gulf Cup: Laga Sengit Rawan Berakhir Imbang
Prediksi Skor Makedonia Utara vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Pesta Gol di Kandang Lawan
Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UEFA Nations League: Duel Ketat Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Slovenia vs Skotlandia: Sesko Absen, Era Baru Pocognoli Dimulai di Ljubljana

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022