Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 24 September 2026 | 04.01 WIB

AHY Tekankan Pentingnya Kepemimpinan: Perubahan Tak Bisa Berjalan Autopilot

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) saat memberikan sambutan dalam peluncuran buku 'Kepemimpinan AHY' di Jakarta, Rabu (23/9). (Muhamad Ridwan/JawaPos.com). - Image

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) saat memberikan sambutan dalam peluncuran buku 'Kepemimpinan AHY' di Jakarta, Rabu (23/9). (Muhamad Ridwan/JawaPos.com).

JawaPos.com - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menekankan pentingnya kepemimpinan dalam membawa perubahan. Menurutnya, kemajuan teknologi dan perkembangan zaman tidak serta-merta membuat peran seorang pemimpin menjadi tidak relevan.

AHY mengatakan, generasi muda Indonesia masih memiliki optimisme bahwa kepemimpinan dapat membawa perubahan dalam berbagai bidang. Karena itu, kapasitas seorang pemimpin tetap menjadi bagian penting dalam perjalanan sebuah bangsa.

“Ada sebuah keinginan sekaligus juga harapan baik dari generasi muda Indonesia yang masih punya optimisme bahwa kepemimpinan itu bisa mengubah banyak hal. Leadership does matter,” kata AHY saat memberikan sambutan dalam peluncuran buku 'Kepemimpinan AHY' di Jakarta, Rabu (23/9).

Ketua Umum Partai Demokrat itu menyinggung pandangan yang menyebut berbagai hal kini dapat berjalan secara otomatis seiring pesatnya perkembangan teknologi. AHY tidak sepakat jika kemajuan teknologi dianggap membuat kapasitas kepemimpinan, termasuk kemampuan manajerial, menjadi tidak terlalu penting.

“Ketika ada mengatakan sekarang itu sebetulnya segalanya autopilot dengan kemajuan teknologi, dengan kemajuan zaman, seolah tidak terlalu penting kapasitas kepemimpinan termasuk manajerial dalam organisasi, dalam masyarakat. Saya termasuk orang yang paling tidak setuju dengan tesis itu,” ujarnya.

Menurut AHY, pentingnya kepemimpinan dapat dirasakan melalui pengalaman nyata dalam kehidupan. Dia menyebut setiap orang yang hadir dalam berbagai lingkungan organisasi maupun masyarakat tentu memiliki pengalaman yang dapat menjadi bukti bahwa kepemimpinan tetap memiliki arti.

“Saya dan kita semua yang hadir di ruangan ini juga tentu bisa memiliki testimoni berdasarkan pengalaman empiris masing-masing, bahwa kepemimpinan itu bermakna,” tutur AHY.

AHY menilai kepemimpinan dapat menjadi faktor yang mengubah banyak hal. Meski teori mengenai kepemimpinan dapat dipelajari melalui berbagai buku dan penelitian, kemampuan memimpin pada akhirnya tidak hanya berkaitan dengan teori.

“Itu justru yang bisa mengubah banyak hal. Bukan hanya sekadar teori, tentu bisa dipelajari, ada ribuan judul buku tentang kepemimpinan. Bagi yang menulis disertasi, ada banyak sekali jurnal tentang leadership dari berbagai penjuru dunia. Tapi pada akhirnya kepemimpinan juga adalah sebuah seni,” jelasnya.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore