
Plt Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan menyampaikan keterangan kepada awak media terkait dengan penanggulangan karhutla di Kalimantan pada Kamis (17/9). (Sahrul Yunizar/JawaPos.com)
JawaPos.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengklarifikasi kabar meninggalnya 94 warga Nusa Tenggara Timur (NTT) di lokasi pengungsian. Penyebab hilangnya nyawa para warga tersebut bukan dampak langsung bencana gempa bumi, melainkan karena riwayat sakit yang sudah lama diderita.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan menyampaikan hal itu melalui video klarifikasi yang diunggah pada akun media sosial resmi BNPB. Dikutip pada Sabtu (19/9), Berton menyampaikan bahwa pihaknya sengaja menyampaikan klarifikasi.
”Pada kesempatan ini kami ingin menyampaikan klarifikasi resmi terkait data sanggahan sementara mengenai 94 korban jiwa pasca gempa,” kata dia.
Berdasar hasil verifikasi dan validasi terpadu antara BNPB dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) di 7 kabupaten terdampak, Berton mengungkapkan bahwa 94 warga tersebut tidak meninggal akibat trauma fisik langsung atau akibat reruntuhan bangunan saat gempa bumi mengguncang NTT.
”Data dari tim medis menunjukkan sebagian besar warga tersebut adalah kelompok lansia yang meninggal dunia karena komplikasi penyakit kronis yang sudah diderita, seperti stroke dan diabetes mellitus,” imbuhnya.
Berton memastikan, proses penanganan medis sudah dilakukan secara maksimal di berbagai fasilitas kesehatan dan pos kesehatan terpadu. Namun demikian, nyawa mereka tetap tidak tertolong. BNPB menjamin, sejak awal pos-pos dan fasilitas kesehatan sudah dimaksimalkan.
”Kami juga ingin memastikan pelayanan dasar dan kesehatan bagi para penyintas (gempa bumi NTT) tetap terlaksana optimal,” imbuhnya.
Sejak hari pertama, lanjut Berton, BNPB telah mengaktifkan pos dukungan logistik Di Labuan Bajo dan Maumere. Bantuan medis, obat-obatan, termasuk peralatan lain yang dibutuhkan terus didistribusikan untuk menjangkau para pengungsi. Baik yang terpusat maupun pengungsi mandiri.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Trisha JKT48 Ingin “Ayo Senyumlah” Jadi Energi Positif di Tengah Situasi Sulit
Prediksi Skor Groningen vs PEC Zwolle di Liga Belanda: Trots van het Noorden Menang Tipis di Kandang
Prediksi Skor Arema FC vs Persik Kediri di Super League: Macan Putih Kembali Jinakkan Singo Edan!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor PSM vs Persita di Super League: Pendekar Cisadane Curi 3 Poin di B.J. Habibie
Prediksi Skor Everton vs Ipswich Town di Liga Inggris: The Toffees Kunci 3 Poin di Kandang
Prediksi Skor Espanyol vs Elche di Liga Spanyol: Los Franjiverdes Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Aston Villa di Liga Inggris: The Lilywhites Bakal Sulit Menang!
Prediksi Susunan Pemain Persebaya vs Garudayaksa FC: Risto Mitrevski Pantang Remehkan Tim Promosi
Prediksi Skor Lyon vs Rennes di Liga Prancis: Les Gones Garansi 3 Poin di Parc Olympique Lyonnais

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022