
Direktur Jenderal (Dirjen) Pengendalian Penertiban Tanah dan Ruang (PPTR) Kementerian ATR/BPN, Lampri, terjaring OTT KPK, pada Senin (14/9). (Istimewa)
JawaPos.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Direktur Jenderal (Dirjen) Pengendalian Penertiban Tanah dan Ruang (PPTR) Kementerian ATR/BPN, Lampri, pada Senin (14/9). Anak buah Menteri ATR/BPN Nusron Wahid itu terjaring OTT bersama 16 orang lainnya di wilayah Jabodetabek.
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menjelaskan, KPK mengamankan total 17 orang dalam rangkaian OTT tersebut. Selain pejabat eselon satu, tim penindakan KPK turut mengamankan Kepala Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten Bogor, Kantah Tangerang, dan sejumlah pihak lainnya.
"Di mana dalam peristiwa tertangkap tangan ini, tim mengamankan sejumlah 17 orang. Di antaranya Dirjen di lingkungan Kementerian ATR/BPN, kemudian Kepala Kantah di Kabupaten Bogor, dan juga Kepala Kantah di Tangerang, serta beberapa pihak lainnya," kata Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin (14/9) malam.
Baca Juga:Jadwal Waktu Shalat Hari Ini Selasa, 15 September 2026 Untuk Wilayah Banjar dan Sekitarnya
Operasi tangkap tangan itu berkaitan dengan proses pengurusan Hak Guna Bangunan (HGB) di wilayah Kabupaten Bogor. Selain pengurusan HGB, diduga juga terdapat penerimaan lainnya dalam pengungkapan tangkap tangan tersebut.
"Jadi ini berkaitan dengan pengurusan HGB di wilayah Kabupaten Bogor dan juga diduga ada penerimaan-penerimaan lainnya," ucap Budi.
Profil Lampri
Lampri lahir pada 10 April 1970. Ia menempuh pendidikan yang berkaitan dengan bidang pertanahan dan hukum, sebagai bekal dalam perjalanan kariernya di Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).
Pendidikan pertanahan Lampri ditempuh di Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN) hingga memperoleh gelar A.Ptnh. Setelah itu, ia melanjutkan pendidikan di bidang hukum dan meraih gelar Sarjana Hukum (S.H.) serta Magister Hukum (M.H.).
Perjalanan karier Lampri di lingkungan Kementerian ATR/BPN diawali dari penugasan di daerah. Pada 2019, ia dipercaya memimpin Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.
Pada Oktober 2019, Lampri mendapat amanah sebagai Kepala Kantah Kota Surabaya II. Posisi tersebut dijalankannya hingga Maret 2023 sebelum kemudian mendapat penugasan baru di tingkat pusat.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Daftar Lengkap Korban Tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 yang Berhasil Dievakuasi
Profil Anthony Xie, Suami Audi Marissa yang Digugat Cerai: Beberapa Tahun Berkarier di Taiwan-China
Prediksi Skor Genoa vs Sudtirol di Coppa Italia: Grifone Berburu Gol di Stadio Ferraris
Profil Kanaya Whu: Vokalis MK9 Bentukan Dedi Mulyadi, Meninggal di Usia 35 Tahun
Prediksi Bursa Skor Shamal vs Al Ittihad di Liga Champions Asia, Peluang Tim Tamu Kuasai Tanah Arab
Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Espanyol di Liga Spanyol: Misi Berat Emil Audero di Kandang
Prediksi Skor Villarreal vs Real Betis di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Sebut MBG Tak Bermasalah, Sudaryono: Yang Bikin Ramai Guru, Ortu, Wartawan, Hingga LSM
Prediksi Skor Reading vs Brentford di Carabao Cup: The Bees Bakal Sengat Tuan Rumah
Prediksi Skor Torino vs Roma di Liga Italia: Giallorossi Siap Obrak-abrik Markas Il Toro

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022