Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 15 September 2026 | 04.45 WIB

Tim SAR Gabungan Perpanjang Operasi Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Kru Speedboat di Selat Sunda

Sejumlah jurnalis foto yang tergabung dalam Pewarta Foto Indonesia (PFI) menggelar doa bersama dan menyalakan lilin di Bundaran HI, Jakarta, Jumat (11/09/2026). (Hanung Hambara/ Jawa Pos) - Image

Sejumlah jurnalis foto yang tergabung dalam Pewarta Foto Indonesia (PFI) menggelar doa bersama dan menyalakan lilin di Bundaran HI, Jakarta, Jumat (11/09/2026). (Hanung Hambara/ Jawa Pos)

JawaPos.com - Operasi pencarian 5 jurnalis dan 3 kru speedboat hilang kontak berlanjut selama 3 hari. Keputusan itu diambil setelah Tim SAR Gabungan melaksanakan evaluasi pada Senin malam (14/9). Setelah 7 hari melaksanakan operasi SAR, belum ditemukan tanda-tanda keberadaan 8 orang yang hilang kontak sejak Senin (7/9).

Kepala Kantor SAR Banten Al Amrad menyampaikan bahwa sejak hari pertama sampai hari ketujuh pencarian dilakukan secara maksimal. Unsur laut, udara, dan darat tidak berhenti mengupayakan pencarian dengan terus memperluas area. Bahkan operasi SAR di Selat Sunda dan sekitar Gunung Anak Krakatau berkembang sampai Samudera Hindia.

”Hasil operasi SAR yang hari ketujuh pada hari ini, yang kami laksanakan hingga saat ini masih nihil. Dan hasil rapat koordinasi tadi disampaikan oleh Pak Gubernur (Banten Andra Soni), kami akan lanjutkan pencarian selama 3 hari,” kata Al Amrad kepada awak media.

Fokus operasi SAR tersebut tetap kepada 8 orang hilang kontak. Yakni Warta (55) selaku kapten kapal; Surakman (60), ABK; dan Heriyanto (49), guide. Kemudian M. Bagus Khoirunnas (28), jurnalis Antara; Ari Basuki (52), jurnalis Merdeka; Yudhis (43), jurnalis iNews; Daus (42), jurnalis Anadolu; dan Donal (51), sebagai jurnalis pekerja lepas.

”Tetap, (dalam operasi SAR 3 hari ke depan) kami menggunakan metode menggunakan kapal, termasuk juga pemantauan melalui udara. Semua itu tergantung nanti kondisi cuaca,” imbuhnya.

Dalam kesempatan yang sama, Andra Soni sebagai gubernur di Banten menyampaikan bahwa karena sampai hari ketujuh belum ditemukan, operasi pencarian 8 orang tersebut diputuskan untuk berlanjut. Menurut dia, itu sudah sesuai dengan peraturan undang-undang. Yakni opsi perpanjangan operasi SAR atas berbagai pertimbangan.

”Salah satunya atas permintaan keluarga dan juga permintaan dari pemerintah daerah setempat. Oleh karena itu, atas nama Pemerintah Provinsi Banten, kami memohon dan meminta kepada Basarnas, juga meminta dukungan dari Polda Banten dalam hal ini Polair, juga kepada Lanal Banten, dan seluruh stakeholders yang ada di Provinsi Banten untuk kiranya dapat melanjutkan operasi ini sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” terang dia.

Andra Soni pun menegaskan kembali bahwa fokus dalam operasi SAR tersebut adalah menemukan seluruh jurnalis dan kru speedboat. Termasuk melakukan verifikasi atas segala temuan. Baik di Selat Sunda maupun daerah lain. Tidak terkecuali temuan jenazah di Bengkulu yang saat ini sedang diidentifikasi oleh jajaran Polda Bengkulu.

Editor: Kuswandi
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore