Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 10 September 2026 | 02.13 WIB

Tindaklanjuti Arahan Prabowo, Menhut Utamakan Keselamatan Satwa Korban Karhutla

Kementerian Kehutanan (Kemenhut) memperkuat sistem pelaporan untuk mempercepat penyelamatan satwa liar yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan menyiapkan nomor call center. - Image

Kementerian Kehutanan (Kemenhut) memperkuat sistem pelaporan untuk mempercepat penyelamatan satwa liar yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan menyiapkan nomor call center.

JawaPos.com - Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni mengungkap arahan Presiden Prabowo Subianto dalam menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Penanganan tidak hanya diarahkan untuk mempercepat pemadaman api. Melainkan juga memastikan keselamatan masyarakat dan satwa liar yang terdampak.

Arahan tersebut turut diwujudkan melalui penguatan upaya penyelamatan satwa. Khususnya orangutan yang terdampak karhutla di Kalimantan Barat.

Hal itu disampaikan Raja Antoni setelah mengunjungi Yayasan Inisiasi Alam Rehabilitasi Indonesia (YIARI) pada Rabu (9/9). Dalam kunjungan tersebut, ia meninjau sejumlah fasilitas, mulai dari klinik dan kandang perawatan hingga kondisi orangutan yang tengah ditangani.

Raja Juli mengatakan, Prabowo memiliki perhatian khusus terhadap keberlangsungan satwa liar, termasuk orangutan dan gajah. Karena itu, menurutnya, Presiden meminta penanganan karhutla dilakukan secara cepat sekaligus memperhatikan dampak yang ditimbulkan terhadap manusia maupun satwa.

“Pak Prabowo Subianto, secara personal beliau adalah pecinta satwa liar ya. Beberapa satwa liar yang dicintai itu gajah dan orangutan ya. Jadi beliau juga memerintahkan ya, kepada saya, untuk padamkan karhutlanya, segera mungkin,” kata Raja Juli.

Selain mempercepat pemadaman, pemerintah juga diminta memastikan masyarakat terlindungi dari dampak karhutla. Ia menyebut, penggunaan masker hingga kesiapan fasilitas kesehatan menjadi bagian yang perlu diperhatikan.

Di sisi lain, penanganan terhadap satwa liar yang terdampak juga diperkuat melalui langkah penyelamatan atau rescue. Upaya tersebut diperlukan untuk mengantisipasi satwa yang keluar dari habitatnya akibat kebakaran.

Untuk orangutan, Kementerian Kehutanan bersama para mitra terus memperkuat patroli sekaligus memberikan sosialisasi kepada masyarakat. Warga yang menemukan orangutan keluar dari kawasan hutan atau masuk ke permukiman diminta segera melaporkannya melalui nomor call center agar dapat ditangani tim profesional.

“Jadi apinya kita usahakan padam, padamkan ya, tapi di saat bersamaan, eh langkah emergensi untuk rescue ini menjadi sangat penting sekali,” tegasnya.

Editor: Diar Candra
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore