
Gunung Anak Krakatau dilaporkan mengalami erupsi berulang sejak Jumat (4/9) hingga Sabtu (5/9) dini hari di kawasan Selat Sunda. (Instagram: @tangsel_kampungparakan)
JawaPos.com-Gunung Anak Krakatau merupakan salah satu gunung api aktif yang berada di kawasan perairan selat sunda.
Berdasarkan informasi yang dikutip dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melalui akun resmi @badan.geologi status siaga level III gunung anak krakatau terjadi sejak tanggal 2 Juli 2026.
Kemudian, pada tanggal 5 September 2026 Gunung api anak Krakatau mengalami erupsi secara beruntun yang disertai suara gemuruh.
Warganet juga merasakan aktivitas gunung api anak krakatau melalui laporan suara dentuman dan getaran di beberapa wilayah seperti Jawa Barat, Banten, dan Lambung pada waktu yang berdekatan.
Aktivitas erupsi Gunung Api Anak Krakatau tersebut menyebabkan abu vulkanik yang terbawa hingga wilayah sekitaran Jakarta.
Abu terlihat menempel pada berbagai benda mulai dari jemuran, kendaraan, lantai rumah, sampai genteng. Kondisi ini dapat terjadi karena abu vulkanik terbawa angin dan sampai pada wilayah yang cukup jauh.
Peningkatan aktivitas Gunung Api Anak Krakatau membuat masyarakat di wilayah terdampak perlu meningkatkan kewaspadaan dan mengetahui beberapa langkah yang tepat.
Jangan sampai informasi hoax justru memicu kepanikan dan membuat anda mengambil tindakan yang tidak tepat.
Penting untuk mengetahui langkah awal yang perlu dilakukan saat Gunung Api Anak Krakatau menunjukkan peningkatan aktivitas, termasuk saat terjadi hujan abu vulkanik.
Sebagai mitigasi, berikut langkah pertama yang perlu anda persiapkan saat gunung api kembali aktif dan mulai menunjukkan aktivitasnya melalui hujan abu vulkanik.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Netty Pergi, Jenderal Ditangkap: Ketika Riset Doktoral Membaca Kerusakan Polri dari Dalam
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Akhirnya Minta Maaf Usai Digeruduk Petarung MMA karena Hina UAH dan UAS
Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Mahasiswa Trisakti Geruduk Kantor Setneg Siang Ini, Tagih Janji Pemerintah soal Tritura
Prediksi Skor Lillestrom SK vs Viktoria Plzen di Liga Europa: Duel Berpotensi Berjalan Terbuka
Prediksi Skor PSIM vs Dewa United di BRI Super League: Laskar Mataram Berpeluang Beri Kejutan!
Blunder Berujung Gol, Fitrah Maulana Ungkap Perasaannya Usai Persib Menang
Upaya Restorasi 325 Hektare Hutan di TNGHS untuk Jaga Habitat Macan Tutul Jawa
Prediksi Skor Lion City Sailors vs Adelaide United di ACL Two: Tuan Rumah Diunggulkan Menang Lagi

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022