
Sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau di tepi pantai wilayah Kecamatan Anyer, Kabupaten Serang, Banten, Sabtu (5/9). Badan Geologi memastikan erupsi Gunung Anak Krakatau tidak memicu gelombang tsunami. (BPBD Kabupaten Serang)
JawaPos.com - Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau tidak berpotensi menimbulkan gelombang tsunami.
Kesimpulan tersebut didasarkan pada evaluasi terhadap pertumbuhan tubuh gunung api dan kondisi morfologinya pascaerupsi besar pada 2018.
Kepala Badan Geologi Kementerian ESDM Lana Saria mengatakan, ukuran tubuh Gunung Anak Krakatau yang kembali terbentuk setelah erupsi 22 Desember 2018 hingga kini masih relatif kecil.
Kondisi tersebut membuat gunung api dinilai belum memiliki potensi keruntuhan dalam skala besar yang dapat memicu tsunami.
“Berdasarkan hasil evaluasi hingga saat ini, pertumbuhan tubuh Gunung Anak Krakatau yang terbentuk kembali pascaerupsi 22 Desember 2018 ini masih relatif kecil dan tidak berpotensi mengalami keruntuhan dalam skala yang dapat memicu tsunami,” kata Lana Saria dalam konferensi pers, Minggu (6/9).
Lana menegaskan, erupsi Gunung Anak Krakatau tidak serta-merta menyebabkan tsunami.
Ia menjelaskan, tsunami yang terjadi di Selat Sunda pada 22 Desember 2018 dipicu oleh longsoran sebagian tubuh gunung api yang runtuh ke laut dalam volume yang besar.
Jika dibandingkan dengan kondisi sebelum 2018, bentuk Gunung Anak Krakatau saat ini juga telah mengalami perubahan cukup signifikan.
Perubahan tersebut merupakan dampak dari runtuhnya sebagian tubuh gunung ketika terjadi erupsi besar pada Desember 2018.
“Morfologi Gunung Anak Krakatau saat ini berbeda dibandingkan sebelum peristiwa 2018. Sebagian besar tubuh gunung pada sisi tertentu telah runtuh pada 2018,” ucap Lana.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Getafe vs Deportivo La Coruna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Napoli vs Bologna di Liga Italia: Partenopei Menang Tipis di Stadio Maradona
Profil Kanaya Whu: Vokalis MK9 Bentukan Dedi Mulyadi, Meninggal di Usia 35 Tahun
Prediksi Skor Racing de Santander vs Alaves di Liga Spanyol: Harapan Baba Zorros di El Sardinero
Prediksi Skor Lille vs Troyes di Liga Prancis: Kans Calvin Verdonk Cs Pesta Gol di Kandang
Kanaya Whu Vokalis MK9 Meninggal Dunia, Dedi Mulyadi Turut Berduka
Prediksi Skor Augsburg vs Bayer Leverkusen di Liga Jerman: Die Werkself Buru Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor RB Leipzig vs Hamburger SV di Liga Jerman: Die Roten Bullen Menang di Red Bull Arena
Prediksi Skor Celta Vigo vs Malaga di Liga Spanyol: Los Celestes Taklukkan Tim Tamu di Kandang
Prediksi Skor Persija vs Persib di Super League 2026/2027: Macan Kemayoran Menang Dramatis!

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022