
Wasekjen PB PGRI Wijaya (kanan). (Istimewa)
JawaPos.com - Rencana pemerintah menata kembali status dan pembiayaan guru aparatur sipil negara (ASN) menjadi tanggung jawab pemerintah pusat dinilai sebagai langkah positif.
Namun, kebijakan tersebut dinilai tidak boleh berhenti pada pengalihan beban pembiayaan dari pemerintah daerah ke pemerintah pusat.
Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) mendorong penataan tersebut menjadi momentum untuk membangun sistem tata kelola guru yang lebih terintegrasi, mulai dari perencanaan kebutuhan, rekrutmen, distribusi, status kepegawaian, kesejahteraan, perlindungan, hingga pengembangan karir.
”Jangan sampai pengalihan hanya dipahami sebagai pemindahan beban gaji dari APBD ke APBN. Ukuran keberhasilannya bukan berapa banyak guru yang dipindahkan pengelolaannya ke pusat, tetapi berapa banyak guru yang memperoleh kepastian status, penghasilan, karir, perlindungan, dan masa depan,” kata Wasekjen PB PGRI Wijaya.
Menurut PGRI, persoalan guru di Indonesia selama ini tidak hanya berkaitan dengan pembiayaan. Fragmentasi kewenangan antara pemerintah pusat dan daerah juga berpengaruh terhadap perencanaan kebutuhan dan distribusi guru.
Kemampuan fiskal daerah yang berbeda-beda, misalnya, dapat berpengaruh terhadap kemampuan daerah dalam memenuhi kebutuhan tenaga pendidik.
Karena itu, menurut Wijaya, sentralisasi pembiayaan dinilai perlu diikuti dengan pembenahan sistem perencanaan dan manajemen guru secara nasional.
Penataan tersebut menjadi semakin penting karena jumlah guru yang berada dalam skema ASN cukup besar.
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi menyampaikan bahwa terdapat sekitar 955.245 guru PPPK, termasuk 231.246 guru PPPK paruh waktu.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jadi Tersangka, Ini Kronologi Penipuan yang Dilakukan Ruben Onsu
Ruben Onsu Jadi Tersangka, Begini Reaksi Pengacara Minola Sebayang
Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Alaves: Momentum Tuan Rumah Bangkit!
Respons Tantangan Wagub Kalbar, Gubernur Jabar KDM: Mohon Maaf, Tak Maksud Membandingkan
Ruben Onsu Ditetapkan Tersangka Kasus Penipuan dan Penggelapan, Dipanggil Minggu Depan
Prediksi Skor Marseille vs Strasbourg: Rekor 15 Laga Jadi Modal Les Phoceens
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Thailand vs Vietnam Leg 1 Final Piala AFF 2026: Gajah Perang Terlalu Perkasa di Rajama
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
