
Presiden Prabowo Subianto saat pidato di mimbar pidato Harlah ke-28 PKB di Jakarta, Kamis (23/7/2026). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JawaPos.com – Pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menyebut istilah "londo ireng" saat menanggapi kritik dari pengamat hingga wartawan, dinilai mencerminkan pola komunikasi yang berpotensi melemahkan ruang kritik publik selama masa pemerintahannya. Ucapan tersebut disampaikan Prabowo ketika berpidato pada peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-28 Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Kamis malam (23/7).
Direktur Eksekutif Masyarakat Transparansi Indonesia (MTI), Ahmad Jilul Qurani Farid, menilai persoalan utama bukan terletak pada boleh atau tidaknya istilah tersebut diucapkan, melainkan dampaknya terhadap kualitas demokrasi.
Menurutnya, penggunaan label yang merendahkan terhadap kelompok pengkritik berpotensi mengalihkan perhatian publik dari substansi kritik menjadi sekadar mempertanyakan motif pihak yang menyampaikan kritik. Kondisi itu, kata dia, dapat mempersempit ruang partisipasi masyarakat yang menjadi salah satu fondasi utama akuntabilitas dalam pemerintahan.
"Kritik adalah oksigen demokrasi, bukan pengkhianatan. Ketika kepala negara berulang kali melabeli wartawan, akademisi, dan organisasi masyarakat sipil sebagai 'londo ireng' atau 'antek asing', yang terjadi bukan lagi adu gagasan, melainkan upaya mendelegitimasi pengawasan publik secara sistematis," kata Jilul kepada wartawan, Minggu (26/7).
Jilul menilai pernyataan "londo ireng" bukanlah peristiwa yang berdiri sendiri. Berdasarkan penelusuran terhadap berbagai pemberitaan media, ia mencatat sedikitnya tujuh kesempatan sejak Prabowo menjabat sebagai presiden pada Oktober 2024 yang memuat pelabelan negatif, makian politik, maupun tudingan bernada stigmatis kepada kelompok masyarakat yang menyampaikan kritik.
Rangkaian pernyataan tersebut, lanjutnya, dimulai dari penyebutan "antek asing" dalam HUT Partai Gerindra pada 15 Februari 2025 dan pembekalan guru Sekolah Rakyat pada 22 Agustus 2025. Selain itu, Prabowo juga pernah mempertanyakan apakah massa aksi penolak UU TNI "murni atau ada yang bayar" saat kegiatan di Hambalang pada 6 April 2025.
Jilul juga menyinggung pernyataan mengenai adanya "kekuatan asing" yang disebut memecah belah bangsa dalam peringatan Hari Lahir Pancasila pada 2 Juni 2025, tudingan "makar dan terorisme" saat demonstrasi Agustus 2025, ucapan "siapa yang bayar demo, saya tahu" ketika PENAS XVII di Gorontalo pada 24 Juni 2026, hingga penggunaan istilah "londo ireng" dalam Harlah PKB pada 23 Juli 2026.
Ia mengingatkan, prinsip negara demokrasi berbeda dengan struktur organisasi militer. Jika di lingkungan militer kepatuhan menjadi doktrin utama, maka dalam sistem demokrasi keberadaan pandangan yang berbeda justru menjadi mekanisme penting untuk menjaga agar kekuasaan tetap terkontrol.
"Prabowo mesti paham betul bahwa suara kritis dari warga, jurnalis, dan akademisi justru merupakan bentuk cinta pada tanah air yang paling nyata. Rakyat bersuara karena peduli pada arah perjalanan bangsa ini, sebab ini bukan organisasi militer tempat tidak boleh ada suara berbeda," tegasnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Celtic vs Ferencvaros di Liga Europa: Kans The Hoops Permalukan Lawan di Celtic Park
Prediksi Skor Malaga vs Villarreal di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Siap Bombardir Tuan Rumah
Prediksi Skor Lillestrom vs Torreense di Liga Europa: Kans Kanarifuglene Menang di Arasen Stadion
Prediksi Skor Real Betis vs Getafe di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Siap Sikat Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Besiktas vs Marseille di Liga Europa: Kara Kartallar Cabik-cabik Tim Tamu di Tupras
Prediksi Skor Arema FC vs Persik Kediri di Super League: Macan Putih Kembali Jinakkan Singo Edan!
Prediksi Skor Viktoria Plzen vs Union SG di Liga Europa: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Susunan Pemain Manchester City vs Norwich: Maresca Rotasi Skuad
Prediksi Skor Levski Sofia vs Red Bull Salzburg di Liga Europa: Misi Die Roten Bullen Curi Poin
Prediksi Skor Real Sociedad vs Bournemouth di Liga Europa: Txuri-urdin Bakal Kesulitan Redam Lawan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022