
Ilustrasi rangakain kereta api jarak jauh tiba di Stasiun Jatinegara, Jakarta Timur. (Hanung Hambara/Jawa Pos)
JawaPos.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta memberhentikan seluruh perjalanan kereta api jarak jauh dari dan menuju Stasiun Gambir di Stasiun Jatinegara, Jumat, karena ada aksi penyampaian pendapat (unjuk rasa) di Jakarta.
“Kebijakan ini mulai diberlakukan pukul 13.00 WIB,” kata Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo di Jakarta, Jumat (12/6).
Dia mengatakan kebijakan tersebut diambil sebagai upaya menjaga kelancaran layanan di tengah potensi kepadatan lalu lintas menuju Stasiun Gambir, seiring adanya kegiatan menyampaikan pendapat yang dipusatkan di kawasan Bundaran Hotel Indonesia.
Kegiatan tersebut diperkirakan akan meningkatkan volume kendaraan di sejumlah ruas jalan utama di Jakarta, khususnya akses menuju Stasiun Gambir.
“Penambahan pemberhentian di Stasiun Jatinegara merupakan bentuk peningkatan layanan kepada pelanggan agar tetap dapat melakukan perjalanan dengan nyaman, aman, dan tepat waktu, meskipun terdapat potensi kepadatan lalu lintas,” kata Franoto.
Dia menegaskan kebijakan pemberhentian kereta di Stasiun Jatinegara ini tidak mengubah jadwal keberangkatan kereta api dari stasiun awal.
“Jadwal perjalanan kereta api tetap sesuai dengan yang tertera pada tiket,” kata Franoto.
KAI telah melakukan sosialisasi kepada penumpang melalui berbagai kanal komunikasi, termasuk SMS dan WhatsApp blast.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022