
Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan. (Septian Nur Hadi/Jawa Pos)
JawaPos.com–Estafet kepemimpinan Partai Amanat Nasional (PAN) di Jawa Timur resmi bergulir. Bertempat di Jatim Expo, Minggu (10/5) malam, partai berlambang matahari terbit tersebut menggelar Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) I sekaligus pelantikan pengurus wilayah dan daerah periode 2025–2030. Perhelatan bertajuk Gerak Cepat Bantu Rakyat itu menjadi momentum PAN memamerkan otot politik di Bumi Majapahit.
Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan memberikan instruksi tegas kepada seluruh kader. Dia menekankan bahwa keberadaan partai harus dirasakan langsung oleh masyarakat.
”Tadi saya sudah tegaskan seluruh kader untuk bantu rakyat. Bantu apa pun yang mereka butuhkan. Kita harus selalu ada untuk rakyat," ujar pria akrab disapa Zulhas itu.
Baca Juga:Kemendagri Tegaskan e-KTP Tetap Berlaku untuk Layanan Publik sampai Urusan 'Check-in' Hotel
Tidak sekadar seremonial, Zulhas mematok target tinggi bagi kepengurusan DPW PAN Jatim serta DPD PAN kabupaten/kota yang baru dilantik. Menteri Koordinator Bidang Pangan itu membidik posisi tiga besar di Jawa Timur pada Pemilu 2029 mendatang. Ambisi itu menjadi tantangan besar mengingat ketatnya persaingan antarkekuatan politik di Jatim.
”Kalau partai lain bisa satu besar, dua besar, apakah PAN bisa tiga besar di Jawa Timur?” seru Zulhas yang disambut riuh para kader.
Untuk mewujudkan target tersebut, Zulhas menginstruksikan penguatan konsolidasi organisasi hingga akar rumput. Menurut dia, elektabilitas tidak jatuh dari langit, melainkan hasil dari mesin partai yang terus dipanaskan hingga tingkat ranting.
Baca Juga:Tingkatkan Keselamatan Lalu Lintas, Korlantas Polri Perkuat Digitalisasi dan Profesionalisme
Zulhas mengakui gaya kepemimpinannya dalam membangun organisasi banyak terinspirasi dari Presiden Prabowo Subianto. Terutama soal kedisiplinan dan ketepatan penempatan figur dalam struktur partai.
Meski memasang target tinggi untuk menggeser dominasi partai-partai besar, Zulhas mengingatkan agar persaingan dilakukan secara elegan. Baginya, partai lain bukanlah lawan yang harus dijatuhkan secara membabi buta.
”Kita bersaing dalam rangka amar makruf nahi mungkar. Partai-partai lain adalah sahabat perjuangan demokrasi dan mitra dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat,” tegas Zulkifli Hasan.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
