
Menteri Koordinator bidang Pangan Zulkifli Hasan. (Nurul F/JawaPos.com)
JawaPos.com – Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan atau Zulhas mengungkap kejelasan status para manajer Koperasi Merah Putih yang direkrut pemerintah. Ia menegaskan, status mereka sebagai pegawai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) hanya bersifat sementara.
Zulhas menyebut, para manajer tersebut hanya akan berstatus sebagai pegawai BUMN selama dua tahun. Setelah masa itu berakhir, mereka akan kembali menjadi petugas koperasi di bawah Kementerian Koperasi (Kemenkop).
“Iya, sementara 2 tahun (jadi pegawai BUMN). Nanti setelah 2 tahun akan menjadi petugas koperasi. Setelah 2 tahun ya. Ada Pak Ferry (Menteri Koperasi) nih,” ujar Zulhas dalam konferensi pers di kantornya, Senin (4/5).
Ia menjelaskan, selama dua tahun tersebut para manajer akan menjadi pegawai di bawah PT Agrinas Pangan Nusantara. Penugasan ini dimaksudkan sebagai tahap pembinaan sekaligus penguatan kapasitas sebelum kembali menjadi petugas koperasi.
“Jadi itu dua tahun di Agrinas (Pangan Nusantara), setelah itu akan menjadi petugas koperasi,” imbuhnya.
Sementara itu, Wakil Kepala Badan Pengaturan BUMN (BP BUMN) Tedi Bharata membenarkan skema tersebut. Ia menegaskan, selama masa penugasan di BUMN, kinerja para manajer akan menjadi faktor penentu.
“Ya, tadi disampaikan oleh Pak Menko (Pangan) ya. Tapi tentunya kembali berbasis pada kinerja. Jadi selama 2 tahun tentu kinerja dinilai juga,” ujar Tedi.
Lebih lanjut, Tedi menambahkan bahwa pemerintah tidak hanya mencari tenaga kerja biasa, tetapi juga individu dengan kemampuan kewirausahaan yang kuat. Hal ini penting agar para manajer mampu mengembangkan koperasi secara mandiri setelah tak lagi menjadi pegawai BUMN.
“Karena memang kita ini cari karyawan, tapi entrepreneurship skill-nya juga harus bagus. Nanti dididik dulu, kemudian selanjutnya menjadi manajer koperasi yang seharusnya dapat memanfaatkan pengalaman ini dengan baik. Kita lihat,” pungkasnya.

Prediksi Skor Amerika Serikat vs Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026: The Stars and Stripes Tak Ingin Malu!
Prediksi Skor Swiss vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Granit Xhaka Cs Siap Libas El Khadra Demi Tiket 16 Besar
Prediksi Skor Spanyol vs Austria di Piala Dunia 2026: Lamine Yamal Jadi Pembeda
Prediksi Skor Belgia vs Senegal di Piala Dunia 2026: Setan Merah Emoh Angkat Koper Lebih Dulu!
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di 32 Besar Piala Dunia 2026: Joao Felix Pede Singkirkan Skuad Vatreni!
Prediksi Skor Inggris vs RD Kongo: Bursa Jagokan Three Lions, Opta Beri Peluang Menang 73,9 Persen
Silaturahmi dengan Suporter PSIS, Malut United Pastikan Tak Pakai Nama Semarang dan Siap Mengalah soal Stadion
Ditunggu Saja! Persebaya Surabaya Siapkan 7 Pemain Asing Baru Usai Rombak Skuad Musim Lalu
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Cristiano Ronaldo Cs Lolos ke 16 Besar
