Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 8 Mei 2026 | 22.51 WIB

Prabowo akan Kembali Gunakan Maung Pindad usai KTT ASEAN ke-48 Filipina

Presiden Prabowo Subianto berdiri di sunroof mobil kepresidenan Maung Garuda, menyapa ribuan masyarakat sebelum hadir di upacara HUT ke-80 TNI di Monas, Jakarta, Minggu (5/10/2025). (Puspen TNI) - Image

Presiden Prabowo Subianto berdiri di sunroof mobil kepresidenan Maung Garuda, menyapa ribuan masyarakat sebelum hadir di upacara HUT ke-80 TNI di Monas, Jakarta, Minggu (5/10/2025). (Puspen TNI)

JawaPos.com - Presiden Prabowo Subianto disebut bakal menggunakan kendaraan Maung dalam sejumlah agenda kenegaraan lainnya. Rencana tersebut disampaikan Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Muhammad Qodari setelah Prabowo menghadiri KTT ASEAN ke-48 di Cebu, Filipina, menggunakan Maung, Kamis (7/5).

Meski begitu, menurut Qodari, penggunaan Maung tetap menyesuaikan situasi dan aturan masing-masing negara.

“Tentu harus melihat situasi dan kondisi ya, misalnya jarak gitu ya, terus peraturan yang berada di negara masing-masing. Kebetulan kan Filipina relatif tidak terlalu jauh dari Indonesia, kebetulan juga negara ASEAN, dan ya setiap kesempatan yang bisa dipergunakan untuk membangkitkan semangat, menunjukkan kualitas bangsa Indonesia tentu akan kita optimalkan,” kata Qodari kepada Jawapos.com, Jumat (8/5).

Menurut Qodari, penggunaan kendaraan produksi dalam negeri itu menjadi bentuk komitmen Prabowo dalam mendorong lahirnya industri otomotif Indonesia yang kuat dan kompetitif di pasar global.

“Iya dong. Ini kan Maung ini kan merupakan simbol kemandirian sekaligus kemajuan teknologi bangsa Indonesia. Pak Prabowo ingin agar kita sebagai bangsa itu punya industri otomotif yang bagus dan kompetitif,” kata Qodari.

Ia menilai Indonesia sebenarnya memiliki pasar otomotif yang sangat besar, sehingga seharusnya mampu melahirkan produk kendaraan nasional yang kuat. Karena itu, diperlukan keberanian untuk melakukan berbagai terobosan teknologi dan industri.

“Suatu ironi bahwa kita setiap tahun membeli mobil baru itu ratusan ribu, bahkan pada masa-masa jayanya itu bisa sampai satu juta per tahun. Masak sih istilahnya, kalau kata beliau tuh, 300.000-400.000 unit saja tidak ada mobil nasional yang dibeli,” ujarnya.

Qodari menegaskan, langkah Prabowo membawa Maung ke forum internasional menjadi salah satu cara menunjukkan kemampuan industri nasional kepada dunia.

“Jadi sebetulnya dari skala ekonomi harusnya bisa dan harus ada keberanian untuk bisa melakukan terobosan-terobosan teknologi dan terobosan industri supaya industri otomotif Indonesia betul-betul maju. Dan itu ditunjukkan antara lain dengan membawa mobil Maung ke acara KTT ASEAN di Cebu, Filipina,” tandasnya.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore