
Presiden Prabowo Subianto berdiri di sunroof mobil kepresidenan Maung Garuda, menyapa ribuan masyarakat sebelum hadir di upacara HUT ke-80 TNI di Monas, Jakarta, Minggu (5/10/2025). (Puspen TNI)
JawaPos.com - Presiden Prabowo Subianto disebut bakal menggunakan kendaraan Maung dalam sejumlah agenda kenegaraan lainnya. Rencana tersebut disampaikan Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Muhammad Qodari setelah Prabowo menghadiri KTT ASEAN ke-48 di Cebu, Filipina, menggunakan Maung, Kamis (7/5).
Meski begitu, menurut Qodari, penggunaan Maung tetap menyesuaikan situasi dan aturan masing-masing negara.
“Tentu harus melihat situasi dan kondisi ya, misalnya jarak gitu ya, terus peraturan yang berada di negara masing-masing. Kebetulan kan Filipina relatif tidak terlalu jauh dari Indonesia, kebetulan juga negara ASEAN, dan ya setiap kesempatan yang bisa dipergunakan untuk membangkitkan semangat, menunjukkan kualitas bangsa Indonesia tentu akan kita optimalkan,” kata Qodari kepada Jawapos.com, Jumat (8/5).
Menurut Qodari, penggunaan kendaraan produksi dalam negeri itu menjadi bentuk komitmen Prabowo dalam mendorong lahirnya industri otomotif Indonesia yang kuat dan kompetitif di pasar global.
“Iya dong. Ini kan Maung ini kan merupakan simbol kemandirian sekaligus kemajuan teknologi bangsa Indonesia. Pak Prabowo ingin agar kita sebagai bangsa itu punya industri otomotif yang bagus dan kompetitif,” kata Qodari.
Ia menilai Indonesia sebenarnya memiliki pasar otomotif yang sangat besar, sehingga seharusnya mampu melahirkan produk kendaraan nasional yang kuat. Karena itu, diperlukan keberanian untuk melakukan berbagai terobosan teknologi dan industri.
“Suatu ironi bahwa kita setiap tahun membeli mobil baru itu ratusan ribu, bahkan pada masa-masa jayanya itu bisa sampai satu juta per tahun. Masak sih istilahnya, kalau kata beliau tuh, 300.000-400.000 unit saja tidak ada mobil nasional yang dibeli,” ujarnya.
Qodari menegaskan, langkah Prabowo membawa Maung ke forum internasional menjadi salah satu cara menunjukkan kemampuan industri nasional kepada dunia.
“Jadi sebetulnya dari skala ekonomi harusnya bisa dan harus ada keberanian untuk bisa melakukan terobosan-terobosan teknologi dan terobosan industri supaya industri otomotif Indonesia betul-betul maju. Dan itu ditunjukkan antara lain dengan membawa mobil Maung ke acara KTT ASEAN di Cebu, Filipina,” tandasnya.

Prediksi Skor Tanjung Verde vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: Misi Blue Sharks Pulangkan Green Falcons
Prediksi Skor Mesir vs Iran di Piala Dunia 2026: The Pharaohs Selangkah Lagi ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
Prediksi Skor Uruguay vs Spanyol di Piala Dunia 2026: La Roja Tak Ingin Tersandung, La Celeste Wajib Menang
Prediksi Skor Aljazair vs Austria di Piala Dunia 2026: Tiket 32 Besar Dipertaruhkan, Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Kroasia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Duel Penentu Tiket 32 Besar, Hasil Imbang Skenario Paling Masuk Akal
Prediksi Skor RD Kongo vs Uzbekistan di Piala Dunia 2026: Duel Sengit di Laga Terakhir Fase Grup
Prediksi Skor Senegal vs Irak di Piala Dunia 2026: Sadio Mane Jadi Kunci Kalahkan Singa Mesopotamia
Prediksi Afrika Selatan vs Kanada di 32 Besar Piala Dunia 2026: Bafana Bafana Ukir Sejarah!
Prediksi Skor Panama vs Inggris: Three Lions Sedang Tak Ideal, Harry Kane Ingin Kembali ke Jalur Gol
