Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 4 Mei 2026 | 02.18 WIB

Bantah Tudingan Amien Rais, Bakom RI: Prihatin sebagai Profesor Doktor jadi Korban Hoaks

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Muhammad Qodari sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, Senin (27/4). (Setpres) - Image

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Muhammad Qodari sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, Senin (27/4). (Setpres)

JawaPos.com - Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, Muhammad Qodari, membantah pernyataan Ketua Majelis Syura Partai Ummat Amien Rais atas tudingan tidak berdasar terhadap Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya. Pernyataan ini disampaikan menyusul pernyataan Amien Rais di media sosial yang tidak terverifikasi dan bersifat manipulatif.

“Kalau saya prihatin ya, setelah melihat video Pak Amien Rais itu, prihatinnya itu adalah Pak Amien Rais sebagai tokoh, sebagai akademisi, sebagai profesor doktor, telah menjadi korban dari hoaks,” kata Qodari kepada wartawan, Minggu (3/5).

Menurut Qodari, tudingan terhadap Teddy muncul dari interpretasi keliru atas sebuah konten video di media sosial yang berisi lagu berjudul “Aku Bukan Teddy”. Isi konten tersebut kemudian disalahartikan sebagai pernyataan autentik.

“Karena dasar penilaian atau tudingan bahwa Pak Seskab, Pak Teddy adalah gay, itu adalah sebuah akun yang di dalamnya berisi lagu berjudul Aku Bukan Teddy, yang dianggap oleh Pak Amien Rais bahwa yang menyanyi itu adalah Ibu Titiek (Soeharto),” ujarnya.

Ia menegaskan, video tersebut tidak dapat dijadikan rujukan karena tidak autentik. Ia memstikan, penyanyi dalam video itu bukan Titiek Soeharto, sementara gambar yang ditampilkan hanyalah kolase dari berbagai sumber yang tidak berkaitan langsung dengan isi lagu.

Qodari juga mengungkapkan, konten tersebut telah mencantumkan keterangan sebagai materi hiburan, bukan fakta. Karena itu, ia mengingatkan pentingnya kehati-hatian dalam menyikapi informasi di ruang digital.

Lebih lanjut, Qodari menyatakan kasus ini sebagai contoh nyata bahaya hoaks di era media sosial, termasuk yang memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), sehingga dapat menyesatkan bahkan menyasar tokoh publik.

“Jadi ini contoh dari bahaya hoaks dalam medsos, bahaya dari AI, bagaimana seorang tokoh sepintar, sesenior seperti Pak Amien Rais itu bisa menjadi korban hoaks. Jadi statement dari Pak Amien Rais tentang Pak Teddy itu adalah dasarnya hoaks,” pungkasnya.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore