
Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Muhammad Qodari sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, Senin (27/4). (Setpres)
JawaPos.com - Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, Muhammad Qodari, membantah pernyataan Ketua Majelis Syura Partai Ummat Amien Rais atas tudingan tidak berdasar terhadap Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya. Pernyataan ini disampaikan menyusul pernyataan Amien Rais di media sosial yang tidak terverifikasi dan bersifat manipulatif.
“Kalau saya prihatin ya, setelah melihat video Pak Amien Rais itu, prihatinnya itu adalah Pak Amien Rais sebagai tokoh, sebagai akademisi, sebagai profesor doktor, telah menjadi korban dari hoaks,” kata Qodari kepada wartawan, Minggu (3/5).
Menurut Qodari, tudingan terhadap Teddy muncul dari interpretasi keliru atas sebuah konten video di media sosial yang berisi lagu berjudul “Aku Bukan Teddy”. Isi konten tersebut kemudian disalahartikan sebagai pernyataan autentik.
Baca Juga:NBA: Philadelphia 76ers Bekuk Boston Celtics, Joel Embiid Tampil Dominan usai Dibekap Cedera
“Karena dasar penilaian atau tudingan bahwa Pak Seskab, Pak Teddy adalah gay, itu adalah sebuah akun yang di dalamnya berisi lagu berjudul Aku Bukan Teddy, yang dianggap oleh Pak Amien Rais bahwa yang menyanyi itu adalah Ibu Titiek (Soeharto),” ujarnya.
Ia menegaskan, video tersebut tidak dapat dijadikan rujukan karena tidak autentik. Ia memstikan, penyanyi dalam video itu bukan Titiek Soeharto, sementara gambar yang ditampilkan hanyalah kolase dari berbagai sumber yang tidak berkaitan langsung dengan isi lagu.
Qodari juga mengungkapkan, konten tersebut telah mencantumkan keterangan sebagai materi hiburan, bukan fakta. Karena itu, ia mengingatkan pentingnya kehati-hatian dalam menyikapi informasi di ruang digital.
Baca Juga:Pria yang Benar-Benar Bahagia di Masa Pensiun Selalu Menunjukkan 5 Kebiasaan Ini Menurut Psikologi
Lebih lanjut, Qodari menyatakan kasus ini sebagai contoh nyata bahaya hoaks di era media sosial, termasuk yang memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), sehingga dapat menyesatkan bahkan menyasar tokoh publik.
“Jadi ini contoh dari bahaya hoaks dalam medsos, bahaya dari AI, bagaimana seorang tokoh sepintar, sesenior seperti Pak Amien Rais itu bisa menjadi korban hoaks. Jadi statement dari Pak Amien Rais tentang Pak Teddy itu adalah dasarnya hoaks,” pungkasnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Belgia vs Prancis di Liga Nations UEFA: Les Bleus Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Prediksi Skor Hong Kong vs Laos di FIFA ASEAN Cup: Duel Seru Berpotensi Imbang di Kai Tak Stadium
Prediksi Skor Georgia vs Ukraina di UEFA Nations League: Misi Berat Kvaratskhelia Cs di Kandang
Prediksi Skor Armenia vs Montenegro di Liga Nations UEFA: Hrabri Sokoli Bakal Sulitkan Tuan Rumah
Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Prediksi Skor Turki vs Italia di Liga Nations UEFA: Kans Ay-Yıldızlılar Hentikan Perlawanan Azzurri
Prediksi Skor Kamboja vs Myanmar di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Israel vs Irlandia di UEFA Nations League: The Green Army Curi Kemenangan Tandang
Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UEFA Nations League: Duel Ketat Berpotensi Imbang
Prediksi Susunan Pemain Prancis vs Belgia: Tanpa Mbappe, Zidane Hadapi Ujian Berat

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022