
Ilustrasi seorang manajer koperasi merah putih. Manajer Koperasi Merah Putih. (foto diolah dengan AI)
JawaPos.com - Proses rekrutmen manajer Koperasi Merah Putih masih terus berjalan. Namun, ada satu hal yang masih menjadi pertanyaan, yakni terkait besaran gaji manajer Koperasi Merah Putih.
Pemerintah belum secara resmi menyebutkan berapa besaran gaji yang akan diterima setiap manajer Koperasi Merah Putih. Meski menjadi pegawai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di bawah PT Agrinas Pangan Nusantara selama dua tahun ke depan, tetapi sumber gaji pegawai program prioritas Presiden Prabowo Subianto ini diambil dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Merespons soal besaran gaji Manajer Koperasi Merah Putih, Wakil Menteri Koperasi Farida Farichah mengaku masih belum tahu berapa besarannya karena masih dipersiapkan. Ia justru meminta para awak media mengonfirmasi langsung kepada Kementerian Keuangan (Kemenkeu).
Baca Juga:Pembukaan HUT ke-80 Perist KCK, Istri Wapres Gibran Hadir Langsung di Balai Kartini Jakarta Selatan
"Sedang dipersiapkan di Kementerian Keuangan, konfirmasinya nanti bisa ke Kementerian Keuangan. Kita sambil menunggu proses yang ada di dalam sana ya," ujar Farida kepada awak media di Kantornya, Jumat (8/5).
Sebelumnya, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memastikan sumber pembiayaan gaji manajer Koperasi Desa atau Kopdes Merah Putih berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) selama dua tahun ke depan.
Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan Kemenkeu, Askolani, mengungkapkan skema tersebut telah dibahas oleh lintas kementerian dan lembaga (K/L). ’’Yang udah dibahas di lintas kementerian. Untuk 2 tahun pertama itu akan diupayakan dari APBN,” kata Askolani saat ditemui di Kantor Kementerian Keuangan usai Konferensi Pers APBN KiTA, Selasa (5/5).
Ia juga menjelaskan APBN turut menanggung biaya proses rekrutmen manajer Kopdes Merah Putih. Ini berasal dari anggaran masing-masing kementerian/lembaga (K/L), seperti Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan Kementerian PANRB.
’’Untuk kegiatan rekrutmennya kembali ke masing-masing K/L. Untuk penerimaan pegawainya nanti ada BKN, Kementerian PANRB, dan Danantara,” jelasnya.
Kendati demikian, Askolani belum bisa membeberkan rinci alokasi anggaran dari APBN. Menurutnya, ini masih dalam tahap pembahasan internal di Kemenkeu. ’’Nanti detail dari APBN-nya didiskusikan di internal Kemenkeu,” tutur dia.

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
Live Streaming PSS Sleman vs Garudayaksa FC Final Liga 2 dan Prediksi Skor: Trofi Bergengsi Menanti Pemenang!
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Prancis Hari Ini: Momentum Veda Ega Rebut Pole Position!
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
