Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 30 April 2026 | 16.10 WIB

Saksi Selamat: Klakson KA Argo Bromo Anggrek Terus Meraung dari Jarak Jauh, Menyadari Tanda Bahaya

Petugas mengevakuasi gerbong KRL Commuterline dan KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir-Surabaya Pasar Turi pascakecelakaan di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (28/4/2026). (Salman Toyibi/Jawa Pos) - Image

Petugas mengevakuasi gerbong KRL Commuterline dan KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir-Surabaya Pasar Turi pascakecelakaan di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (28/4/2026). (Salman Toyibi/Jawa Pos)

JawaPos.com – Seorang penumpang KRL yang selamat dari kecelakaan di Stasiun Bekasi Timur mengungkapkan bahwa klakson KA Argo Bromo Anggrek sudah berbunyi terus-menerus dari jarak jauh sebelum tabrakan terjadi. Ia menilai, jika evakuasi penumpang dilakukan lebih cepat saat KRL berhenti lama, korban jiwa kemungkinan bisa diminimalkan.

Dalam keterangannya, pria tersebut menyebut KRL yang ditumpanginya sempat tertahan karena adanya insiden lain di jalur. Ia mendengar informasi bahwa kereta belum bisa diberangkatkan karena ada kendaraan yang terseret dan rencananya akan dievakuasi di stasiun tersebut.

Namun, menurutnya, tidak ada pemberitahuan kepada pihak terkait untuk menahan laju kereta jarak jauh (KJJ) yang melintas dari arah Jakarta menuju Jawa.

“Seharusnya dari sini (stasiun) dikasih info supaya kereta yang arah Jawa itu ditahan,” ujarnya dalam video yang diunggah akun Instagram Jabodetabek 24 jam, dikutip Rabu (29/4).

Ia mengaku mulai menyadari bahaya ketika mendengar suara klakson KA Argo Bromo dari kejauhan yang tidak berhenti-berhenti. Saat itu, ia langsung berinisiatif menyelamatkan diri.

“Klaksonnya dari jauh sudah bunyi terus. Pas saya nengok, saya langsung loncat saja. Alhamdulillah masih dikasih selamat,” katanya.

Penumpang tersebut berada di gerbong tiga saat kejadian. Ia menggambarkan benturan terjadi sangat keras hingga membuat penumpang terpental.

“Di gerbong tiga itu semua mental. Kencangnya bukan main, suaranya sudah seperti rudal,” ungkapnya.

Ia juga menyoroti lamanya KRL berhenti sebelum kejadian. Menurutnya, kondisi itu seharusnya bisa dimanfaatkan untuk mengevakuasi penumpang lebih dulu.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore