Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 4 Mei 2026 | 06.52 WIB

Harga Pupuk Dunia Naik 40 Persen, Presiden Prabowo Justru Turunkan 20 Persen untuk Petani

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman. (Istimewa). - Image

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman. (Istimewa).

Krisis Geopolitik

JawaPos.com - Harga pupuk dunia melonjak lebih dari 40 persen akibat gangguan pasokan global. Di tengah situasi seperti ini Presiden Prabowo justru mengambil langkah berbeda, yakni menurunkan harga pupuk bersubsidi sebesar 20 persen. Langkah itu untk menjaga keberlanjutan produksi pangan nasional.

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan, kebijakan tersebut merupakan kecerdasan Presiden Prabowo membaca situasi dunia terhadap potensi krisis pupuk global yang mulai menekan banyak negara.

“Presiden Prabowo sejak awal sudah membaca bahwa dunia sedang menuju periode yang tidak stabil. Beliau memerintahkan kami untuk tidak menunggu krisis datang, tapi menjemputnya dengan kebijakan,” ujar Amran pada Minggu (3/5).

Kebijakan itu hadir di momen krusial. Sejak Februari 2026, konflik di Timur Tengah menutup Selat Hormuz yang merupakan jalur sepertiga perdagangan pupuk global. Sementara itu, Tiongkok menghentikan ekspor pupuk nitrogen utama. 

Dampaknya, harga urea dunia melonjak lebih dari 40 persen dalam hitungan minggu. Negara-negara Asia Tenggara yang bergantung pada impor pupuk menghadapi ancaman krisis produksi pangan.

Kebijakan penurunan 20 persen harga pupuk bersubsidi mencakup seluruh jenis pupuk bersubsidi yang digunakan petani, mulai dari urea, NPK dan ZA.

Pemerintah juga menyiapkan langkah struktural yang menyasar biaya, distribusi, dan ketersediaan pupuk. Penurunan harga pupuk bersubsidi menjaga daya tanam petani pada musim 2026 di tengah lonjakan harga global.

Di sisi distribusi, pemerintah memangkas 145 regulasi pupuk melalui Instruksi Presiden (Inpres), Sehingga, penyaluran dipercepat dari Kementerian Pertanian (Kementan) ke PT Pupuk Indonesia dan langsung ke petani.

Akses pupuk dipermudah melalui integrasi berbasis KTP dan perluasan jaringan kios hingga desa, dengan target menjangkau seluruh kecamatan sentra pangan sebelum musim tanam gadu 2026, sehingga pupuk tersedia dan mudah diakses tepat waktu.

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore