Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 3 April 2026 | 00.18 WIB

Rumah Digeledah KPK, Pengacara Ungkap Istri Ono Surono Terima Intimidasi dari Penyidik

Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat (Jabar) Ono Surono. - Image

Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat (Jabar) Ono Surono.

JawaPos.com - Wakil Ketua DPRD Jawa Barat, Ono Surono, merespons terkait penggeledahan yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap kediamannya yang berlokasi di Bandung, Jawa Barat, pada Selasa (1/4) kemarin. 

Melalui kuasa hukumnya, Sahali, mempertanyakan alasan KPK mematikan kamera pengawas atau closed circuit television (CCTV) yang terpasang di rumah kliennya. 

Ia menegaskan, bantahan KPK atas tidak dimatikannya CCTV saat penggeledahan di rumah Ono Surono sangat tidak logis. Sebab, KPK menyebut bahwa CCTV dimatikan oleh pihak keluarga Ono Surono.

"Penjelasan tersebut tidak logis. Pertanyaanya, apa kepentingan keluarga untuk mematikan CCTV? justru lebih baik CCTV tetap hidup dalam situasi seperti itu," kata Sahali kepada wartawan, Kamis (2/4).

Ia menegaskan, penyidik yang justru meminta agar CCTV yang terpasang dimatikan. Setelah CCTV mati, lanjut Sahali, terjadi intimidasi yang menyasar istri Ono Surono.

"Setelah CCTV dimatikan, penyidik kemudian diduga mengintimidasi istri Kang Ono Surono dan terjadi aksi dorong mendorong dengan penasihat hukum yang mencoba melindungi istri Ono Surono," bebernya.

Ia menyebut, uang ratusan juta yang disita dari hasil penggeledahan merupakan milik keluarga dan peserta arisan dari istri Ono Surono. Hal itu dibuktikan saat pihak keluarga memperlihatkan bukti pesan WhatsApp kepada penyidik saat penggeledahan.

"Penyidik ngotot menyita uang 50 juta milik keluarga dan 200 juta milik banyak orang peserta arisan dari istri Ono Surono. Kendati sudah diperlihatkan bukti WA Group arisan kepada penyidik, bahwa uang arisan milik banyak orang, tapi tidak digubris oleh penyidik," tegasnya.

Lebih lanjut, Sahali menilai bahwa penggeledahan itu dilakukan hanya untuk framing penyidik KPK terhadap Ono Surono.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore