
Sejumlah penumpang arus mudik antri check-in di Terminal 2, Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Rabu (18/03/2026). (Hanung Hambara/Jawa Pos)
JawaPos.com - Setelah sempat dipadati lonjakan penumpang di puncak arus mudik Lebaran pada Rabu (18/3) kemarin dengan total penumpang mencapai 185 ribu lebih, aktivitas keberangkatan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta mulai menunjukkan tren penurunan.
Data operasional penerbangan hari ini mengindikasikan jumlah penumpang yang berangkat sudah tidak setinggi hari-hari sebelumnya.
Berdasarkan data terbaru pada Kamis (19/3), secara keseluruhan, tercatat 1.127 pergerakan pesawat di Bandara Soekarno-Hatta, terdiri dari 559 penerbangan keberangkatan dan 568 penerbangan kedatangan.
Baca Juga:Di Tengah Ketegangan AS-Tiongkok, Tim Cook Tegaskan Ketergantungan Apple pada Rantai Pasok Tiongkok
Sementara itu, total pergerakan penumpang mencapai 159.814 orang, dengan jumlah penumpang berangkat sebanyak 91.919 orang dan kedatangan 67.895 orang.
Penurunan arus keberangkatan terlihat dari distribusi penumpang di sejumlah terminal. Terminal 1, misalnya, melayani 290 penerbangan atau sekitar 25,74 persen dari total, dengan jumlah penumpang mencapai 42.286 orang. Angka ini menunjukkan aktivitas yang mulai lebih terkendali dibandingkan saat puncak mudik.
Di Terminal 2, yang menjadi salah satu titik tersibuk, pergerakan masih didominasi penerbangan domestik. Tercatat 342 penerbangan domestik dengan 43.979 penumpang, sementara penerbangan internasional mencapai 110 penerbangan dengan 16.072 penumpang.
Meski masih tinggi, intensitasnya mulai berangsur turun. Sementara itu, Terminal 3 mencatat 214 penerbangan domestik dengan 28.871 penumpang, serta 159 penerbangan internasional yang mengangkut 28.606 penumpang.
Aktivitas di terminal ini juga terpantau lebih lengang dibandingkan beberapa hari sebelumnya. Adapun penerbangan kargo tercatat sebanyak 12 penerbangan atau sekitar 1,07 persen dari total pergerakan, yang tetap berjalan untuk mendukung distribusi logistik selama periode Lebaran.
Melihat tren ini, fase puncak arus mudik melalui jalur udara diperkirakan telah terlewati. Penurunan jumlah penumpang berangkat menjadi indikasi bahwa sebagian besar masyarakat telah lebih dulu melakukan perjalanan ke kampung halaman.
"Hari ini sudah turun," jelas Assistant Deputy Communication & Legal Bandara Soekarno-Hatta, Yudistiawan dihubungi JawaPos.com.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
