
Suasana pergerakan calon penumpang pesawat di Terminal 3, Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Rabu (11/03/2026). (Hanung Hambara/Jawa Pos)
JawaPos.com – Bandara Internasional Bandara Soekarno-Hatta memastikan kesiapan menghadapi lonjakan mobilitas masyarakat selama periode Angkutan Lebaran 2026. PT Angkasa Pura Indonesia atau InJourney Airports resmi membuka Posko Angkutan Lebaran yang akan berlangsung selama 18 hari, mulai hari ini, Jumat (13/3) hingga Senin (30/3).
General Manager Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Heru Karyadi menyampaikan bahwa pembukaan posko tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan operasional bandara berjalan lancar. Yakni dengan memberikan pelayanan optimal bagi penumpang yang melakukan perjalanan mudik maupun arus balik Lebaran.
"Dalam menghadapi potensi lonjakan peregerakan penumpang selama periode mudik dan arus balik, Bandara Soetta menyiapkan empat titik Posko Angkutan Lebaran. Yaitu, berada di Terminal 1B, sementara posko layanan ditempatkan di Terminal 1C, Terminal 2E, serta Terminal 3 Gate 3 area keberangkatan," kata Heru dalam keterangannya, Jumat (13/3).
Dia memastikan bahwa seluruh posko tersebut berfungsi sebagai pusat koordinasi lintas instansi untuk memastikan kelancaran pelayanan, keamanan, serta operasional bandara selama periode Angkutan Lebaran. Bahkan, posko juga akan beroperasi selama 24 jam.
Berdasarkan proyeksi, total pergerakan penumpang selama periode Angkutan Lebaran 2026 diperkirakan mencapai 3.010.993 penumpang, meningkat sekitar 2,22 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025.
"Kenaikan ini diperkirakan terjadi pada rute domestik maupun internasional seiring meningkatnya mobilitas masyarakat selama libur Lebaran," ujarnya.
Sementara itu, jumlah pergerakan pesawat diprediksi mencapai 19.891 penerbangan, atau meningkat 3,43 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Untuk mengakomodasi lonjakan permintaan perjalanan udara, maskapai juga telah mengajukan 735 penerbangan tambahan (extra flight) yang terdiri dari 365 penerbangan domestik dan 370 penerbangan internasional.
Baca Juga:Remaja Rentan Kecanduan Gawai, Psikolog Ingatkan Risiko Perilaku Konsumtif hingga Gangguan Sosial
Adapun puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 18 Maret 2026 dengan jumlah 187.202 penumpang dan 1.193 penerbangan dalam satu hari. Sedangkan puncak arus balik diprediksi terjadi pada 28 Maret 2026 dengan 198.387 penumpang dan 1.221 penerbangan.
Untuk memastikan kelancaran operasional selama periode tersebut, pengelola bandara juga menyiapkan 7.832 personel operasional yang akan bertugas dalam berbagai aspek pelayanan, keamanan, dan operasional bandara.
"Jumlah tersebut meningkat sekitar 6 persen dibandingkan kondisi operasional normal harian, sebagai langkah antisipasi terhadap lonjakan pergerakan penumpang dan pesawat selama musim mudik Lebaran," tukasnya.
