
Presiden Prabowo Subianto menyatakan pangan Indonesia aman di tengah krisis global. (Sekretariat Presiden)
JawaPos.com-Presiden Prabowo Subianto memastikan Indonesia berada dalam posisi relatif aman menghadapi potensi krisis global. Hal tersebut berlaku khususnya dalam aspek ketahanan pangan nasional. Pernyataan itu disampaikan saat dunia diliputi ketegangan geopolitik dan ketidakpastian ekonomi. Kondisi ini memicu kekhawatiran di berbagai negara.
Menurut Prabowo, kondisi global saat ini memang berpotensi menimbulkan kesulitan bagi banyak negara. Namun, ia menilai Indonesia setidaknya memiliki jaminan keamanan dalam sektor pangan.
’’Banyak pihak akan mengalami kesulitan, tapi minimal kita aman dalam masalah pangan,” kata Prabowo saat meresmikan 218 jembatan di berbagai wilayah Indonesia secara virtual, Senin (9/3).
Pernyataan tersebut disampaikan di tengah meningkatnya ketegangan di Timur Tengah. Konflik yang melibatkan Iran dengan Amerika Serikat dan Israel belakangan memuncak.
Selain soal pangan, Prabowo juga berharap Indonesia ke depan tidak lagi bergantung pada impor bahan bakar minyak (BBM). Indonesia memiliki potensi sumber daya alam melimpah seperti kelapa sawit, singkong, jagung, dan tebu.
Potensi tersebut bisa diolah menjadi sumber energi alternatif yang ramah lingkungan. Hal ini menjadi bagian dari visi kemandirian energi nasional.
Prabowo mengingatkan dinamika global saat ini berpotensi menyeret banyak negara ke dalam situasi krisis. Karena itu, Indonesia perlu tetap waspada dan memperkuat kemandirian nasional. ’’Kita berada dalam keadaan dunia yang penuh bahaya. Pihak-pihak berkekuatan besar sedang bertikai dan bisa menyeret bangsa-bangsa lain dalam keadaan yang susah,” ujarnya.
Lebih lanjut, Prabowo menegaskan pemerintah terus memantau dan mempelajari berbagai indikator ekonomi serta potensi sumber daya nasional. Ia yakin Indonesia mampu menghadapi tantangan global.
’’Saya sudah melihat dan mempelajari angka-angka setiap hari. Kita menemukan kekayaan-kekayaan baru. Kita mungkin akan mengalami kesulitan, saya tidak akan menutupi itu, tetapi perkiraan saya kita akan keluar dari keadaan krisis ini dengan lebih kuat, lebih makmur, dan lebih mampu berdikari,” tegas Prabowo.
Ia menekankan pentingnya ketahanan pangan nasional sebagai fondasi utama menghadapi ketidakpastian global. Setelah target swasembada beras, pemerintah juga menargetkan kemandirian protein nasional.
Baca Juga: Istana Gelar Peringatan Nuzulul Qur’an Besok 10 Februari 2026, Presiden Prabowo Dijadwalkan Hadir
Dengan berbagai potensi sumber daya dalam negeri, Prabowo optimistis Indonesia mampu memperkuat kemandirian ekonomi. Hal ini sekaligus menghadapi berbagai tantangan global di masa depan. (*)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Prediksi Skor Fiorentina vs Napoli: Peluang I Partenopei Petik 3 Poin di Stadion Artemio Franchi
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Real Betis di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Menang Lagi
Prediksi Skor Getafe vs Malaga di Liga Spanyol: Azulones Libas Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Villarreal vs Levante di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Libas Tim Tamu
Prediksi Skor Schalke 04 vs Elversberg di Liga Jerman: Duel Tim Papan Tengah Rawan Imbang
Prediksi Skor Parma vs Genoa di Liga Italia: Duel Tim Papan Bawah Berakhir Imbang
Prediksi Skor FC Twente vs PSV Eindhoven: Pemuncak Klasemen Berpeluang Pesta Gol

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022