
Menko Kumham-Imipas Yusril Ihza Mahendra. (Istimewa)
JawaPos.com - Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas) Yusril Ihza Mahendra memastikan bahwa Komite Percepatan Reformasi Polri sudah selesai bekerja. Saat ini komite tersebut tinggal menunggu waktu untuk bertemu Presiden Prabowo Subianto dan melaporkan hasil kerja selama lebih kurang tiga bulan belakangan.
Dalam keterangan yang disampaikan kepada awak media pada Sabtu (7/3) Yusril menyampaikan bahwa Komite Percepatan Reformasi Polri sudah melakukan beberapa sidang, termasuk sidang pleno yang terakhir dilakukan beberapa hari lalu di Jakarta. Hasilnya, komite tersebut sampai pada kesimpulan. Namun, apa saja kesimpulan dari kerja marathon itu belum bisa disampaikan oleh Yusril.
”Dan telah membuat kesimpulan final terkait apa yang telah dikerjakan oleh Komite Percepatan Reformasi Polri yang bekerja lebih dari 3 bulan selama ini, dan buku-bukunya sudah dijilid semua, paper yang akan diserahkan kepada pak presiden juga sudah selesai dicetak,” kata dia.
Untuk melaporkan hasil kerja secara resmi, Komite Percepatan Reformasi Polri sudah menyampaikan permohonan kepada Presiden Prabowo. Mereka meminta diterima langsung oleh presiden. Meski belum mendapat jadwal dan waktu pasti untuk bertemu presiden, Yusri memastikan bahwa pertemuan akan terjadi sebelum lebaran.
”Insya allah mudah-mudahan sebelum lebaran nanti komite sudah diterima oleh bapak presiden dan nanti ketika sudah diterima itulah Pak Jimly (Asshiddiqie) sebagai ketua akan mengumumkan apa kesimpulan dan apa saran yang disampaikan kepada pak presiden untuk ditindaklanjuti oleh beliau,” ucap Yusril.
Yusril yang juga tergabung sebagai anggota Komite Percepatan Reformasi Polri menyampaikan bahwa laporan final itu terdiri dari beberapa bagian. Diantaranya laporan berisi ribuan halaman, laporan berisi ratusan halaman, laporan berisi 100 halaman, laporan berisi 16 halaman, dan laporan berisi 3 halaman. Laporan terakhir adalah kesimpulan dari kerja panjang komite tersebut.
”Dan yang 3 halaman tentu betul-betul merupakan kesimpulan, yang 16 halaman merupakan summary dari keseluruhan hasil-hasil pekerjaan dari Komite Percepatan Reformasi Polri. Itu seluruhnya akan diserahkan kepada bapak presiden untuk beliau telaah, untuk beliau baca dan pelajari,” jelasnya.
Setelah itu, Yusril memastikan bahwa Komite Percepatan Reformasi Polri akan menyampaikan seluruh laporan itu kepada publik. Untuk sementara waktu, lanjut dia, pihaknya belum bisa menyampaikan banyak hal mengenai hasil kerja komite tersebut.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Aris Sebut Dua Apartemennya Dipakai Endah Fitrianingsih dan Malik Bawazier Berselingkuh
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Kecelakaan Maut! BYD M6 Diduga Error hingga Tak Bisa Direm dan Tabrak Trotoar di Jakbar
Prediksi Skor Fenerbahce vs Roma di Liga Champions: Duel Seru Berpotensi Seri
Prediksi Skor PSV Eindhoven vs Shakhtar Donetsk di Liga Champions: Kans Boeren Amankan 3 Poin
Rombongan Badan Pangan Ditembaki di Papua Pegunungan, 3 Orang Tewas
Viral Pernyataan Pribadi Deputi Bakom soal Antek Asing di Balik Erupsi 6 Gunung Api di Indonesia
Prediksi Skor Sporting Lisbon vs Galatasaray di Liga Champions: Leões Sikat Tim Tamu di Kandang
Prediksi Skor Slavia Prague vs Lens di Liga Champions: Duel Sengit Rawan Berakhir Imbang!
Prediksi Skor Como vs RB Leipzig di Liga Champions: I Lariani Siap Libas Tim Tamu di Sinigaglia

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022