Sekjen Kemhan Letjen TNI Tri Budi Utomo menetapkan 787 personel Komcad dari Kemhan dan TNI AD pada Jumat (28/2). (Kemhan).
JawaPos.com - Sebanyak 2.000 Aparatur Sipil Negara (ASN) dari berbagai kementerian dan lembaga akan menjalani pembentukan Komponen Cadangan (Komcad) mulai April mendatang. Pasmar 1 yang menjadi salah satu lokasi pembentukan ribuan Komcad ASN tersebut sudah menyiapkan fasilitas dan materi pembinaan.
Kepala Dinas Penerangan Korps Marinir Kolonel (Mar) Rana Karyana menjelaskan bahwa pihaknya sudah menyiapkan sarana dan prasarana untuk melaksanakan seleksi jasmani dan psikologi. Sesuai dengan tahapan pembentukan Komcad ASN, seleksi tetap dilaksanakan secara ketat. Tujuannya untuk memastikan setiap ASN yang mendaftar benar-benar bisa digembleng untuk menjadi Komcad.
Selain itu, Korps Marinir turut menyiapkan sarana dan prasarana lain seperti barak, ruang kelas, lapangan latihan, fasilitas kesehatan, serta dapur lapangan. Yang tidak kalah penting, Kolonel Rana menyampaikan, penyiapan tenaga pelatih dan instruktur, baik dari unsur staf operasi, personel, logistik, maupun unsur tenaga kesehatan.
”Penyusunan kurikulum dan jadwal latihan yang disesuaikan dengan karakteristik peserta ASN (non-militer aktif), sehingga tetap proporsional dan aman. Prosedur pengamanan dan keselamatan latihan, termasuk standar mitigasi risiko selama kegiatan berlangsung,” terang dia kepada awak media pada Jumat (27/2).
Rana menyampaikan bahwa pembentukan Komcad ASN bakal mengandalkan fasilitas pendidikan dan latihan yang sudah tersedia di jajaran Korps Marinir seperti Pasmar 1. Namun demikian, dia memastikan bakal ada penyesuaian pada aspek kenyamanan dan keamanan. Itu dilakukan karena para peserta berasal dari unsur sipil.
”Fasilitas kesehatan akan disiagakan secara optimal. Pengawasan dan pendampingan instruktur akan diperketat untuk memastikan kegiatan berjalan aman dan terkontrol,” imbuhnya.
Berkaitan dengan materi, Rana menyampaikan bahwa pihaknya menyiapkan materi pembinaan sikap dan perilaku yang terdiri atas pembinaan mental rohani, pembinaan mental ideologi dan nilai dasar bela negara, serta pembinaan mental kejuangan. Selain itu turut diberikan materi pembinaan pengetahuan dan keterampilan seperti peraturan militer dasar.
”PBB, penghormatan militer, tata upacara militer, dan peraturan dinas militer,” terang dia.
Materi lainnya pengetahuan hukum, pengetahuan senjata, kebaharian, daerah wilayah pertahanan laut, dan pembekalan khusus dari Korps Marinir. Yakni penanaman karakter disiplin tinggi dan loyalitas, pembentukan mental pantang menyerah dan adaptif terhadap tekanan, dasar-dasar survival dan ketahanan lapangan, penguatan soliditas tim, serta penanaman nilai kehormatan dan tanggung jawab sebagai bagian Komcad.
”Pada prinsipnya, pendidikan Komcad bagi ASN bukan untuk menjadikan mereka prajurit aktif, melainkan membentuk kesiapsiagaan, kedisiplinan, dan pemahaman sistem pertahanan negara, sehingga apabila negara memanggil, mereka telah memiliki dasar pembekalan yang memadai,” ujarnya.

Menurut Psikologi, Orang yang Tidak Pernah Mengunggah Foto Dirinya di Media Sosial Kerap Kali Memiliki 8 Sifat Mengejutkan Ini
Taruhan 3 Hektar Kebun Sawit Rp 420 Juta demi Final Spanyol vs Argentina Viral, Vincent jadi Saksi
Sarwendah Dikabarkan Hengkang dari Rumah Cilandak, Begini Komentar Pihak Ruben Onsu
Eks Bek Persib dan Persija Erik Setiawan Jadi Perbincangan Setelah Tuduhan Mantan Istrinya Viral
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Atlet Golf Putri Indonesia Diduga Diculik, Sedang Rayakan Ultah Nenek di Restoran Tiba-tiba Disergap 5 Pria
Menlu Iran Ungkap Dugaan Kebocoran Intelijen di Jantung Kekuasaan, Serangan yang Tewaskan Khamenei Dinilai Sudah Diketahui Musuh
Hotman Paris Sampaikan Permintaan Maaf usai Diduga Hina Wartawan "Lu punya otak enggak sih?"
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Polisi Periksa Saksi dan CCTV, Ungkap Dugaan Penculikan Atlet Golf Putri Indonesia Jesslyn Wijaya
