Pemilik akun instagram @ojolfakesgps menyampaikan klarifikasi usai video penolakan pelajar bertubuh besar viral di media sosial. (@ojolfakesgps)
JawaPos.com - Jagat media sosial tengah dihebohkan oleh aksi seorang pengemudi ojek online (ojol) yang menolak penumpang siswi SMP karena alasan berat badan. Pemilik akun instagram @ojolfakesgps ini menjadi sorotan tajam setelah mengunggah momen penolakan tersebut hingga viral.
Dalam video yang beredar, driver tersebut secara terang-terangan meminta penumpangnya membatalkan pesanan karena kondisi fisik sang siswi.
"Kak, mohon maaf ya kak. Motor saya kecil, order yang motor besar aja ya kak. Ini saya cancel ya, maaf," ujarnya sambil tertawa.
Setelah menuai kritik pedas, pria berkacamata itu akhirnya buka suara. Melalui sebuah video klarifikasi, ia menjelaskan alasan teknis di balik keputusannya sering menolak penumpang berbadan besar.
Ia mengklaim bahwa kondisi motornya menjadi alasan utama. "Motor gue itu shock (shockbreaker)-nya pernah gue ganti gara-gara keseringan bawa penumpang yang big size," terangnya.
Tak hanya soal teknis kendaraan, sang driver berdalih bahwa kontennya sebenarnya bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai layanan khusus dari aplikator.
Menurutnya, Grab telah menyediakan layanan Grab Bike XL yang ditujukan untuk motor dengan kapasitas lebih besar guna menjamin kenyamanan bersama.
"Itu untuk penumpang yang big size, supaya driver nyaman, penumpang nyaman, keselamatan pun nyaman," sambungnya.
Pria tersebut membantah tuduhan netizen yang menyebutnya melakukan aksi body shaming atau bullying. Meski begitu, ia menyadari kegaduhan yang ditimbulkan dan memilih untuk menghapus konten tersebut.
"Sekali lagi mohon maaf buat netizen-netizen yang budiman, mohon dimaafkan," pungkasnya.
Meski sudah meminta maaf, gelombang kritik dari netizen belum mereda. Banyak yang menilai tindakan mengunggah wajah penumpang ke media sosial adalah hal yang tidak etis, terlepas dari alasan edukasi yang disampaikan.
Akun @enak.beud berkomentar pedas mengenai cara driver tersebut menyampaikan pesannya. "Cancel nya sih gpp klo memang sudah peraturannya begitu atau memang ente pribadi ga mau angkut, tp kenapa harus videonya ente upload ke sosmed? Dan gw yakin bukan untuk edukasi sih, klo edukasi ente cukup bikin video diri sendiri ngomong didepan kamera," tulisnya.
Sentimen serupa juga datang dari netizen lain yang menyoroti sisi empati sang driver.
"SEKARANG KALO ADA PENUMPANG YANG BILANG 'BANG MAAF CANCEL, MOTOR LU JELEK' (dengan nada tinggi di tmpt umum)... Gimana perasaan lu ?," tulis @real_zal95.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Daftar Lengkap Korban Tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 yang Berhasil Dievakuasi
Profil Kanaya Whu: Vokalis MK9 Bentukan Dedi Mulyadi, Meninggal di Usia 35 Tahun
Prediksi Skor Getafe vs Deportivo La Coruna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Napoli vs Bologna di Liga Italia: Partenopei Menang Tipis di Stadio Maradona
Prediksi Skor Lille vs Troyes di Liga Prancis: Kans Calvin Verdonk Cs Pesta Gol di Kandang
Prediksi Skor RB Leipzig vs Hamburger SV di Liga Jerman: Die Roten Bullen Menang di Red Bull Arena
Profil Anthony Xie, Suami Audi Marissa yang Digugat Cerai: Beberapa Tahun Berkarier di Taiwan-China
Kanaya Whu Vokalis MK9 Meninggal Dunia, Dedi Mulyadi Turut Berduka
Prediksi Skor Celta Vigo vs Malaga di Liga Spanyol: Los Celestes Taklukkan Tim Tamu di Kandang
Prediksi Skor Lecce vs Monza di Liga Italia: Duel Sengit Rawan Imbang di Via del Mare

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022