Tampilan bagian dalam Kereta ekonomi kerakyatan yang tengah disusun. (Istimewa)
JawaPos.com – PT Kereta Api Indonesia (Persero) resmi membuka penjualan tiket Kereta Ekonomi Kerakyatan mulai hari ini, Rabu (25/2) sejak pukul 00.00 WIB.
Tiket tersebut berlaku untuk periode keberangkatan 11 Maret hingga 1 April 2026, bertepatan dengan momentum arus mudik dan balik Lebaran 2026.
Kereta Ekonomi Kerakyatan ini hanya beroperasi pada rute Jakarta Yogyakarta, tepatnya Pasar Senen-Lempuyangan (PP).
Dalam hal ini kereta akan berangkat pada pukul 06.00 WIB dari Lempuyangan dan tiba di Pasar Senen pukul 13.56 WIB.
Kemudian, rute sebaliknya, yakni Pasar Senen - Lempuyang berangkat pukul 15.25 WIB dan tiba pada pukul 22.57 WIB.
Manager Humas Daop 1 Jakarta Franoto Wibowo mengatakan, pengoperasian sarana ini disiapkan untuk menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat selama periode mudik. Terlebih, kereta ini disiapkan dengan kapasitas lebih banyak dan kursi yang lebih nyaman.
“Kereta Ekonomi Kerakyatan dihadirkan untuk memperluas akses perjalanan Lebaran. Kapasitas bertambah, kenyamanan meningkat, dan tarif terjangkau. Ini bagian dari strategi menjaga keseimbangan antara daya angkut dan kualitas perjalanan saat permintaan Lebaran meningkat,” kata Franoto dalam keterangannya, Rabu (25/2).
Ia membeberkan bahwa Kereta Ekonomi Kerakyatan dirangkaikan pada KA Tambahan relasi Stasiun Pasar Senen–Stasiun Lempuyangan. Komposisinya terdiri atas lima kereta eksekutif dan empat sarana ekonomi kerakyatan.
Total kapasitas untuk kereta eksekutif mencapai 250 tempat duduk, sedangkan ekonomi kerakyatan menyediakan 372 tempat duduk.
Sarana Kereta Ekonomi Kerakyatan merupakan hasil modifikasi kereta ekonomi AC package generasi sebelumnya yang dikerjakan oleh insan Balai Yasa Manggarai.
Penyesuaian difokuskan pada interior serta konfigurasi kursi guna meningkatkan pengalaman perjalanan jarak jauh.
Setiap unit kini memiliki 93 tempat duduk dengan formasi 3-2 yang lebih ergonomis dan lebih lapang dibandingkan konfigurasi sebelumnya yang mencapai 106 kursi.
"Selain itu, fitur kursi reversible memungkinkan arah kursi disesuaikan dengan laju kereta, sehingga memberikan kenyamanan lebih bagi pelanggan," bebernya.
Dari sisi tarif, kelas ini diposisikan di atas PSO dan di bawah Ekonomi Reguler. Skema tersebut menjadi alternatif bagi masyarakat yang menginginkan harga tetap terjangkau dengan fasilitas yang lebih baik dibandingkan kelas ekonomi bersubsidi.

Analisis Prediksi Bursa Inggris vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Albiceleste Sudah Teruji hingga 120 MenitÂ
Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
Alasan Mengapa Jude Bellingham Menampar Pemain Argentina Setelah Inggris Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Rekor Pertemuan Lengkap Argentina vs Spanyol, Mencari Juara Sejati di Final Piala Dunia 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Menteri PU Dody Hanggodo Ungkap 10.000 Pegawai Terindikasi Judol dan Masalah Absensi
Kompak Turun, Berikut Daftar Harga Terbaru BBM Pertamina hingga Shell
Profil Valentin Barco! Pemain Argentina Ditempeleng Jude Bellingham Usai Inggris Tersingkir di Semifinal Piala Dunia 2026
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Vicky Prasetyo Menunggu Detak Jantung Janin Sebelum Nikahi Fangfang Secara Siri
