
Proses pembangunan peron jalur 6, 7, dan 8 di Stasiun Bogor. (PT KAI)
JawaPos.com - PT Kereta Api Indonesia atau KAI (Persero) bersama DJKA Kementerian Perhubungan RI tengah menambah kapasitas layanan kereta di Stasiun Bogor. Dengan pembangunan peron jalur 6, 7, dan 8 ditargetkan bisa menampung operasional 12 kereta.
Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin mengatakan, pertumbuhan penumpang Commuter Line di Stasiun Bogor telah menembus 155 juta orang pada 2025. Perlu ada langkah dari KAI untuk menampung pelanggan.
"Alhamdulillah, pekerjaan pengembangan peron jalur 6, 7, dan 8 di Stasiun Bogor berjalan lebih cepat dari target yang telah ditetapkan. Percepatan ini menjadi kabar baik karena kapasitas layanan dapat segera ditingkatkan untuk menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat yang terus tumbuh di Bogor Line," ujar Bobby di Stasiun Bogor, Senin (1/6).
Pembangunan ini dimulai pada 15 April 2026 dan ditargetkan selesai pada Juli 2026. Perpanjangan peron dilakukan untuk mendukung operasional rangkaian Commuter Line 12 kereta (SF12) yang memiliki kapasitas angkut lebih besar.
Pada kesempatan yang sama, Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menambahkan, pertumbuhan pelanggan Bogor Line menunjukkan tren yang terus menguat dalam beberapa tahun terakhir. Pada 2022 volume pelanggan tercatat sebanyak 102.054.022 pelanggan, meningkat menjadi 133.040.885 pelanggan pada 2023.
kemudian mencapai 145.920.264 pelanggan pada 2024 dan kembali naik menjadi 155.009.997 pelanggan pada 2025. Hingga April 2026, volume pelanggan Bogor Line telah mencapai 51.868.066 pelanggan. Dalam kurun tiga tahun terakhir, volume pelanggan Bogor Line bertambah sekitar 52,9 juta pelanggan atau tumbuh sekitar 51,9 persen.
Dari data tersebut, KRL jalur Bogor ini telah menjadi pilihan utama angkutan umum masyarakat. Dari fakta tersebut juga dapat disimpulkan bahwa kebutuhan akan fasilitan layanan ikut meningkat.
Karakteristik pengguna KRL menunjukkan bahwa 91 persen pelanggan berada pada usia produktif, sementara 52 persen perjalanan dilakukan untuk bekerja maupun bersekolah. Sebanyak 42 persen pengguna merupakan pegawai swasta dan 55 persen memiliki tingkat penghasilan hingga Rp 5 juta per bulan.
Dinamika tersebut terlihat jelas di Stasiun Bogor yang menjadi titik awal dan akhir perjalanan bagi jutaan pelanggan setiap tahunnya. Sebagai stasiun utama pada koridor Bogor Line, aktivitas pelanggan di stasiun ini terus bertumbuh seiring meningkatnya mobilitas masyarakat.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Espanyol vs Sevilla di Liga Spanyol: Kans Los Nervionenses Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Marseille vs Paris FC di Liga Prancis: Kans Les Phocéens Pesta Gol di Stade Velodrome
Prediksi Skor Alaves vs Osasuna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang di Mendizorrotza
Kecelakaan Maut! BYD M6 Diduga Error hingga Tak Bisa Direm dan Tabrak Trotoar di Jakbar
Prediksi Skor Parma vs Monza di Liga Italia: Duel Sengit Rawan Berakhir Imbang!
Prediksi Skor Malaga vs Levante: Laga Sengit yang Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Cagliari vs Lecce di Liga Italia: Duel Ketat di Sardinia Bisa Berakhir Imbang
Prediksi Skor Java United FC vs Garudayaksa: Laskar Kepodang Emas Bisa Menang Tipis
Prediksi Skor Heerenveen vs AZ Alkmaar di Liga Belanda: Kans De Kaasboeren Pesta Gol!
Dr. Iwan Aflanie, Pakar Forensik Indonesia untuk ULM yang Lebih Maju
