Menko Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) dalam acara Indonesia Economic Outlook 2026 di Jakarta, Jumat (13/2). (ANTARA)
JawaPos.com - Menteri Koordinator Bidang Pangan (Menko Pangan) Zulkifli Hasan (Zulhas) memastikan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap berjalan selama Ramadhan. Namun ada penyesuaian menu dan penyajian makanan, khususnya untuk siswa muslim yang menjalankan ibadah puasa.
”Jadi, nanti kalau makan bergizi di bulan suci Ramadhan, bagi siswa yang Islam, yang Muslim, nanti disediakan makanan kering,” kata Zulhas saat diwawancarai oleh awak media dalam acara PANFEST 2026 di Hutan Kota GBK, Jakarta Pusat (Jakpus) pada Sabtu (14/2).
Dengan begitu, makanan tersebut dapat dibawa pulang untuk disantap saat berbuka puasa. Khusus untuk siswa yang mondok di pesantren selama Ramadhan, MBG akan diberikan saat waktu berbuka puasa datang, tidak lagi siang hari seperti biasanya.
”Kalau (siswa di) pondok, diberikannya pada waktu buka, karena biasanya siang, nanti diberikan pada waktu buka,” ujarnya.
Lain hal dengan siswa non muslim, Zulhas memastikan bahwa MBG untuk siswa non muslim, MBG tetap diberikan siang hari. Demikian pula bagi balita, ibu hamil, dan ibu menyusui yang tidak berpuasa selama Ramadhan, mereka tetap mendapat MBG sebagaimana mestinya.
”Yang ibu hamil, balita, ibu menyusui, itu tetap tidak ada perubahan. Jadi yang berubah (untuk siswa) yang muslim diberi makanan kering,” ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, Zulhas memastikan bahwa kebutuhan pangan untuk masyarakat selama Ramadhan dipastikan sudah aman. Pejabat yang juga ketua umum (ketum) Partai Amanat Nasional (PAN) tersebut menyampaikan, partainya mendukung penuh gerakan ekonomi rakyat.
”Gerakan Ekonomi Rakyat, 30 persen pertanian, peternak, perikanan harus kita bikin sejahtera. Tiap desa harus ada pusat-pusat perkembangan pertumbuhan ekonomi yaitu kopdes. Jadi, gerakan ekonomi rakyat agar Indonesia itu sesuai dengan cita-cita merdeka, ekonomi Pancasila,” imbuhnya.
Sebelumnya, Zulhas menyampaikan, sebagai menko pangan, dirinya memiliki tanggung jawab untuk mempercepat terwujudnya kedaulatan pangan. Dia menyatakan bahwa sejak bertugas sebagai menko, dia berhasil membawa Indonesia tidak lagi impor beras.
”Tahun 2024, kita impor beras 4 juta lebih. Tahun 2025, setelah menko pangan-nya Zulkifli Hasan, ketua umum PAN, kita surplus 4,2 juta, lebih. Jadi, nggak impor satu butir pun, nggak ada lagi,” ungkap Zulhas.
Menurut dia, saat ini pemerintah menargetkan tidak ada lagi petani dan nelayan misik. Karena saat ini beras sudah surplus, dia menyatakan bahwa kini pemerintah akan fokus meningkatkan kesejahteraan nelayan. Rencananya bakal dibangun 20 ribu hektare tambak, dua ribu desa nelayan, dan semua itu bakal dilengkapi dengan cold storage.
”Jadi, nanti nelayan kalau tidak ada pembeli, ikannya dikasih es. Bisa ditaruh di cold storage tahan 3 bulan, 6 bulan. Sehingga nanti harga ikan akan bagus, naik, diharapkan nelayan-nelayan kita bisa sejahtera. Itulah kerjaan PAN, kerjaan Partai Amanah Nasional yang sekarang dipercaya oleh Pak Prabowo,” ujarnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Daftar Lengkap Korban Tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 yang Berhasil Dievakuasi
Profil Kanaya Whu: Vokalis MK9 Bentukan Dedi Mulyadi, Meninggal di Usia 35 Tahun
Prediksi Skor Getafe vs Deportivo La Coruna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Napoli vs Bologna di Liga Italia: Partenopei Menang Tipis di Stadio Maradona
Prediksi Skor Lille vs Troyes di Liga Prancis: Kans Calvin Verdonk Cs Pesta Gol di Kandang
Prediksi Skor RB Leipzig vs Hamburger SV di Liga Jerman: Die Roten Bullen Menang di Red Bull Arena
Profil Anthony Xie, Suami Audi Marissa yang Digugat Cerai: Beberapa Tahun Berkarier di Taiwan-China
Kanaya Whu Vokalis MK9 Meninggal Dunia, Dedi Mulyadi Turut Berduka
Prediksi Skor Celta Vigo vs Malaga di Liga Spanyol: Los Celestes Taklukkan Tim Tamu di Kandang
Prediksi Skor Lecce vs Monza di Liga Italia: Duel Sengit Rawan Imbang di Via del Mare

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022