
Ratusan massa yang tergabung dalam Aliansi Warga Jakarta menggelar aksi di kawasan Monas pada Senin (22/6). (Ryandi Zahdomo/JawaPos.com)
JawaPos.com - Sejumlah emak-emak menggelar aksi unik dengan membawa panci, wajan, hingga alat masak di kawasan Monas, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (22/6). Di balik aksi jenaka yang sempat mereka jadikan konten TikTok tersebut, para ibu ini membawa aspirasi meminta program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap dilanjutkan meski kualitasnya masih jauh dari sempurna.
Salah satu massa aksi, Wulan, warga Halim, Jakarta Timur, blak-blakan menceritakan pengalamannya sebagai ibu dari tiga anak yang mencicipi langsung program MBG. Baginya, MBG memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi dapur mereka.
"Manfaat yang dirasakan ya memang bermanfaat sekali, lebih irit. Anak saya tiga, jadi uang jajan mereka sekarang utuh dan bisa ditabung karena sudah mendapatkan jatah makan di sekolah," ujar Wulan saat ditemui di lokasi aksi, Senin (22/6).
Kritik Kualitas Menu: Dari Sayur Berulat hingga Tomat Layu
Meski terbantu secara finansial, Wulan tidak menutup mata terhadap berbagai borok di lapangan. Ia mengaku anak-anaknya sering mengeluhkan kondisi makanan siap saji yang mereka terima di sekolah.
Kondisi higienitas dan kesegaran bahan baku menjadi catatan merah yang paling disoroti oleh para orang tua murid.
"Anak saya sering komplain. Pernah bilang, 'Mama tadi aku di sekolah dapat MBG tapi ada ulatnya di sayuran, di seladanya'. Atau pernah juga kebagian tomat yang rasanya sudah tidak enak," ungkap Wulan.
Selain masalah kebersihan, ia menyebut anak-anak kurang menyukai menu cepat saji seperti burger. Menurutnya, anak sekolah lebih lahap jika disajikan makanan segar yang diolah layaknya masakan rumahan, seperti ayam atau daging segar.
Merespons desakan beberapa pihak yang meminta program MBG dihentikan akibat sengkarut masalah korupsi hingga kualitas, Wulan dengan tegas tidak sependapat. Bagi dia, asas manfaat program ini jauh lebih besar bagi masa depan anak-anak jika dikelola dengan benar.
Ia meminta pemerintah melakukan evaluasi total terhadap cita rasa dan kandungan gizi agar makanan yang dibagikan tidak terkesan asal-asalan.

Prediksi Skor Selandia Baru vs Mesir di Piala Dunia 2026: Mohamed Salah Jadi Tumpuan Libas All Whites
Prediksi Skor Uruguay vs Tanjung Verde di Piala Dunia 2026: Kecerdikan Marcelo Bielsa Hadapi Blue Sharks
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Laga Hidup-Mati, Siapa Bertahan dari Jurang Eliminasi?
Prediksi Skor Belgia vs Iran di Piala Dunia 2026: Kevin de Bruyne Jadi Pembeda Ladeni Perlawanan Team Melli
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Duel Hidup dan Mati Siapa Lolos dari Grup J
Prediksi Skor Spanyol vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: La Roja Wajib Menang Demi Lolos ke 32 Besar
Prediksi Skor Argentina vs Austria di Piala Dunia 2026: Menantikan Sihir Lionel Messi Hadapi Das Team
Prediksi Skor Prancis vs Irak di Piala Dunia 2026: Kylian Mbappe Siap Mengamuk Kalahkan Singa Mesopotamia
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Susunan Pemain Timnas Jepang vs Tunisia: Hiroki Ito Sudah Kantongi Kekuatan Lawan!
