
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato sambutan dalam peresmian secara serentak 1.072 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri se-Indonesia di SPPG Palmerah, Jakarta, Jumat (13/2/2026). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JawaPos.com-Presiden Prabowo Subianto mengungkap strateginya untuk menyetop sampah rumah tangga menumpuk di tempat pembuangan sementara atau tempat pembuangan akhir (TPA) yaitu menggunakan teknologi pengolahan sampah skala mikro buatan beberapa kampus dalam negeri.
Seiring dengan pelaksanaan berbagai program prioritas pemerintah seperti makan bergizi gratis (MBG), sekolah rakyat (SR), koperasi desa merah putih, dan desa nelayan, masalah sampah dan kebersihan lingkungan turut menjadi fokus Presiden Prabowo dalam beberapa pekan terakhir sebagaimana dijalankan melalui gerakan ASRI (aman, sehat, resik, dan indah).
"Indonesia harus berani memperbaiki semua bidang, semua sektor, termasuk kebersihan setiap desa, kecamatan, kota kabupaten, ibu kota provinsi, dan ibu kota negara. Saya minta dalam waktu sesingkat-singkatnya, kita akan buktikan. Saya minta kebersihan sampah," kata Presiden Prabowo saat berbicara dalam forum Indonesia Economy Outlook (IEO) 2026 di Jakarta, Jumat (13/2).
Oleh karena itu, Presiden secara khusus mengucapkan terima kasih kepada beberapa universitas di dalam negeri yang saat ini membangun teknologi pengolahan sampah skala mikro, yang rencananya akan digunakan untuk mengolah sampah domestik di tingkat desa/kelurahan.
"Saya terima kasih beberapa lembaga pendidikan tinggi kita telah mengembangkan alat-alat recycling (daur ulang, red.), alat-alat pemusnah sampah yang ramah lingkungan, tidak merusak, tidak menimbulkan bau yang cukup dalam skala-skala kecil. Kita berharap adanya alat-alat itu di setiap kelurahan kita, di setiap kecamatan kita, sehingga tidak perlu jauh-jauh ke TPA. Sampah diselesaikan di tingkat yang terendah," ujar Prabowo.
Presiden kemudian menargetkan rencananya itu dapat terwujud pada tahun 2026.
"Ini kita akan laksanakan tahun ini juga. Yang besar-besar ya kita terpaksa cari teknologi yang terbaik, dan kita sudah mulai," sambung Presiden.
Pernyataan Presiden itu merujuk kepada proyek mengubah sampah menjadi energi (waste-to-energy) yang saat ini dikerjakan oleh Danantara bersama pemerintah daerah-pemerintah daerah.
Terkait pengolahan sampah skala mikro, Presiden pada minggu ini telah menerima laporan dari Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto dalam rapat terbatas di Istana.
Brian menjelaskan kementeriannya akan mempercepat tahapan pengembangannya, termasuk uji coba teknologi pengolahan skala mikro tersebut. Targetnya, uji coba itu dapat dilakukan di beberapa kelurahan dan desa pada tahun ini.
"Ada beberapa teknologi tadi dibicarakan. Kita akan segera pilih. Ada juga (yang) akan berjalan bersama Danantara sehingga nantinya penanganan sampah juga akan berjalan di level-level mikro, di tingkat kelurahan, lebih efektif," ujar Brian saat ditemui di Istana, Jakarta, pada Rabu (11/2).
Beberapa teknologi pengolahan sampah yang dibahas itu di antaranya menggunakan metode gasifikasi, kemudian plasma-assistend, dan reaktor plasma dingin. "Kami akan kaji lagi mana yang paling baik," tambah dia.
Teknologi tersebut, Brian melanjutkan akan dirancang untuk mengolah sampah hingga 10 ton, mengingat rata-rata sampah yang dihasilkan di tingkat kelurahan mencapai 10 ton per hari. (*)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Celtic vs Ferencvaros di Liga Europa: Kans The Hoops Permalukan Lawan di Celtic Park
Prediksi Skor FC Seoul vs Persib di ACL Two: Maung Bandung Hadapi Ujian Berat di Korea
Prediksi Skor Olympiacos vs Jagiellonia Bialystok di Liga Europa: Thrylos Amankan 3 Poin Kandang
Prediksi Skor Malaga vs Villarreal di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Siap Bombardir Tuan Rumah
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao: Duel Tim Papan Tengah LaLiga Berpotensi Berlangsung Ketat
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao di Liga Spanyol: Los Leones Bidik Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor Real Betis vs Getafe di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Siap Sikat Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Lillestrom vs Torreense di Liga Europa: Kans Kanarifuglene Menang di Arasen Stadion
Prediksi Skor Besiktas vs Marseille di Liga Europa: Kara Kartallar Cabik-cabik Tim Tamu di Tupras
Prediksi Skor Levski Sofia vs Red Bull Salzburg di Liga Europa: Misi Die Roten Bullen Curi Poin

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022