
Presiden Prabowo Subianto saat melantik pejabat baru Menteri Keuangan Suahasil Nazara usai pelantikan di Istana Negara, Jakarta, Senin (14/9/2026). (BPMI Setpres)
JawaPos.com - Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk memberantas korupsi tanpa membedakan latar belakang pihak yang terlibat.
Menurut Prabowo, kedekatan seseorang dengan dirinya tidak menjadi alasan untuk mendapatkan perlindungan ketika berhadapan dengan proses hukum.
Prabowo mencontohkan kasus Dadan Hindayana yang sebelumnya pernah menjadi bagian dari tim sukses dan tim pakarnya.
Dadan kemudian dipercaya Prabowo memimpin Badan Gizi Nasional (BGN) sebelum terseret perkara korupsi.
Prabowo menyatakan dirinya tidak memberikan perlindungan kepada Dadan. Bahkan, dia mengaku turut menyerahkan kasus tersebut kepada aparat penegak hukum.
"Saya sudah buktikan. Pak Dadan itu tim sukses saya, tim pakar saya. Saya yang angkat di Kepala BGN. Saya juga yang serahkan ke kejaksaan," kata Prabowo dalam Program Presiden Menjawab, Rabu (16/9).
Contoh lainnya yang disampaikan Prabowo berkaitan dengan penyitaan aset Hotel Sultan. Prabowo mengakui pemilik Hotel Sultan, Pontjo Sutowo, merupakan orang yang dikenalnya sebagai kawan. Namun, hubungan tersebut disebut tidak menghalangi proses penegakan hukum.
"Berapa banyak yang sudah saya serahkan, dan banyak aset yang kita sita? Hotel Sultan itu, wah yang lobi ke saya banyak. Mungkin Pak Pontjo itu dianggap tokoh, dan memang kawan saya juga. Tapi saya nggak ada kawan, ini negara," ucapnya.
Prabowo juga menceritakan sikap yang diambil ketika dirinya menjabat sebagai Menteri Pertahanan pada 2019.
Sejak awal menduduki posisi tersebut, dia mengaku telah mengingatkan keluarga dan orang-orang terdekatnya agar tidak memanfaatkan jabatannya untuk mencari proyek di Kementerian Pertahanan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
Prediksi Skor Rennes vs Olympiakos: Tuan Rumah Andalkan Kekuatan Bermain di Roazhon Park
Prediksi Skor PSV Eindhoven vs Club Brugge di Liga Champions: Blauw-Zwart Bidik Kemenangan Tandang
Upaya Restorasi 325 Hektare Hutan di TNGHS untuk Jaga Habitat Macan Tutul Jawa
Mahasiswa Trisakti Geruduk Kantor Setneg Siang Ini, Tagih Janji Pemerintah soal Tritura
Bonek Murka! Persebaya Dibantai Kendal Tornado, Uston Nawawi Gantikan Tavares?
Marco Bezzecchi Tuai Kritik Usai Kesalahan di Sepang Memperburuk Peluang Juara Dunia
8 Hal yang Dianggap Membosankan oleh Ekstrovert, tetapi Justru Menjadi Kebahagiaan bagi Introvert

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022