
KSAL Laksamana TNI Muhammad Ali (empat dari kiri) meninjau SPPG di Markas Komando Puspomal, Kelapa Gading, Jakut, pada Kamis (12/2/2026). (Sahrul Yunizar/JawaPos.com)
JawaPos.com - TNI AL menyatakan kesiapannya membantu Badan Gizi Nasional untuk membangun Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar atau 3T.
Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali menyampaikan bahwa saat ini TNI AL sudah mengoperasikan 46 SPPG di seluruh Indonesia.
Kemudian, instansinya juga tengah membangun 40 SPPG lainnya. Hari ini (12/2), Ali meresmikan SPPG baru di Markas Komando Puspomal, Kelapa Gading, Jakarta Utara (Jakut).
”Hari ini kami melaksanakan acara peresmian SPPG yang mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari program pemerintah. Dan ini adalah SPPG yang ke-46 yang operasional oleh TNI AL. Namun, ada lagi 40 SPPG yang masih dalam pembangunan,” ucap Ali.
Dalam kesempatan itu, Ali memastikan siap membantu BGN yang masih perlu mempercepat pembangunan SPPG di daerah 3T.
Untuk itu, orang nomor satu di jajaran TNI AL tersebut memerintahkan seluruh Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) dan jajaran memiliki SPPG.
”Kodaeral ini kan ada di seluruh pelosok Indonesia dan dia membawahi beberapa pangkalan-pangkalan Angkatan Laut, lanal-lanal sampai dengan posal-posal, di mana posal itu bisa mencapai sampai pulau-pulau yang terdepan, terluar, terpencil,” jelasnya.
Tujuannya bukan hanya mendukung program pemerintah, melainkan turut memastikan seluruh anak Indonesia mendapat asupan gizi yang baik.
Termasuk ibu hamil, ibu menyusui, dan dan para balita. Menurut Ali, program MBG sangat penting dan harus mendapat dukungan penuh.
”Program ini sangat baik sekali, akan membuka banyak lapangan pekerjaan. Harapannya mengurangi angka pengangguran dan semuanya dapat manfaatnya, dan mencegah stunting terutama pada anak-anak,” jelasnya.
Khusus SPPG di Markas Komando Puspomal, Direktur Tata Kelola Pemenuhan Gizi pada Deputi Bidang Sistem dan Tata Kelola BGN Sitti Aida Adha Taridala menyampaikan, SPPG itu akan melayani penerima manfaat di sekitar Markas Komando Puspomal.
”Jumlah penerima manfaatnya ada tiga ribu (orang) di setiap SPPG. Untuk menjamin keamanan pangan yang lebih baik, maka yang lalu, tahun lalu boleh sampai empat ribu. Tetapi, kebijakan yang baru dengan seiring pertumbuhan SPPG yang semakin merata di seluruh Indonesia, maka jumlah penerima manfaatnya tidak boleh lagi lebih dari tiga ribu orang,” kata dia.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Prediksi Skor Hong Kong vs Laos di FIFA ASEAN Cup: Duel Seru Berpotensi Imbang di Kai Tak Stadium
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu
Prediksi Skor Bulgaria vs Luksemburg: Duel Ketat, Tuan Rumah Diunggulkan
Prediksi Skor Kamboja vs Myanmar di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Kuwait vs Irak di Arabian Gulf Cup: Laga Sengit Rawan Berakhir Imbang
Prediksi Skor Makedonia Utara vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Pesta Gol di Kandang Lawan
Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UEFA Nations League: Duel Ketat Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Slovenia vs Skotlandia: Sesko Absen, Era Baru Pocognoli Dimulai di Ljubljana

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022