
Ilustrasi Kebocoran data. (TitanFile)
JawaPos.com - Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) telah menonaktifkan tiga pejabat setelah melakukan investigasi perihal lowongan pekerjaan (loker) yang berdampak pada terbukanya akses data para pelamar.
Jika ditelusuri, kabar mengenai loker tersebut viral setelah diunggah oleh konten kreator Abil Sudarman pada akun Instagramnya, @abilsudarman pada Selasa (27/1).
Saat itu, Abil memperhatikan kejanggalan pada proses rekrutmen lowongan pengadaan jasa lainnya di tubuh Komdigi.
Dia mengungkapkan bahwa lowongan kerja tersebut berisi tautan pendaftaran di komdigi.go.id. Hanya saja, pelamar akan diarahkan pada sebuah folder di Google Drive.
Pada folder tersebut, pelamar diharuskan mengunggah sejumlah data pribadi seperti curriculum vitae (CV), kartu tanda penduduk (KTP), surat keterangan kerja, hingga transkrip nilai.
Hanya saja, titik berbahaya menurut Abil yakni seluruh folder yang diunggah para pelamar di Google Drive bisa dilihat oleh siapapun secara terbuka.
“Masalahnya adalah, semua pelamar datanya kelihatan di Google Drive ini. Semua foldernya nih keliatan nih nama-namanya nih. Jadi lo mau ngelamar, lo bisa buka data pribadi milik pelamar lain. Kelihatan telanjang semua bisa dibuka,” kata Abil.
Dia menegaskan, praktik ini melanggar keamanan data pribadi serta Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi (UU PDP) yang bahkan diusulkan oleh Komdigi itu sendiri.
“Sudah jelas nggak boleh membongkar data pribadi, tapi ini dia membongkar sendiri,” tukas dia.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022