
Presiden Prabowo Subianto Dalam Mujahadah Kubro Satu Abad Nahdlatul Ulama melalui siaran Sekretariat Presiden di Jakarta, Minggu (8/2). (ANTARA)
JawaPos.com - Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk melindungi seluruh rakyat Indonesia dari berbagai ancaman, termasuk kemiskinan, kelaparan, keterbatasan layanan kesehatan, dan pendidikan.
Dalam Mujahadah Kubro Satu Abad Nahdlatul Ulama melalui siaran Sekretariat Presiden di Jakarta, Minggu (8/2), Presiden Prabowo mengatakan bahwa komitmen tersebut merupakan bagian dari sumpah jabatan yang diucapkannya saat dilantik sebagai Presiden Republik Indonesia pada 20 Oktober 2024.
Prabowo menyampaikan dalam Undang-Undang Dasar 1945 ditegaskan tujuan nasional pertama bangsa Indonesia, yakni melindungi segenap tumpah darah Indonesia. Menurutnya, mandat tersebut dia maknai sebagai kewajiban negara untuk hadir dan melindungi rakyat dari segala bentuk ancaman.
"Saya terima tugas tersebut, saya terima mandat tersebut dan saya mengartikan bahwa melindungi segenap tumpah darah, artinya melindungi rakyat Indonesia dari semua ancaman dari ancaman fisik, dari ancaman kemiskinan dari ancaman kelaparan, dari ancaman pelayanan-pelayanan kesehatan, dari ancaman ketidaktersediannya pendidikan yang terbaik untuk rakyat Indonesia," ujar Presiden Prabowo.
Ia menekankan tugas utama Presiden tidak hanya menjaga keamanan negara, tetapi juga memastikan kesejahteraan rakyat melalui pemenuhan kebutuhan dasar dan pengelolaan kekayaan nasional secara adil dan bertanggung jawab.
Selain itu, Presiden Prabowo menyatakan, dia telah bersumpah setia kepada bangsa dan rakyat Indonesia di hadapan Tuhan Yang Maha Esa. Ia menegaskan tidak akan mundur dalam menjalankan amanat tersebut selama masih memiliki tenaga dan kesempatan untuk mengabdi.
Setelah menjabat sebagai Presiden, dia mempelajari berbagai data dan fakta terkait kondisi bangsa. Dari hasil kajian tersebut, ia menilai Indonesia dianugerahi kekayaan alam yang sangat besar, namun belum sepenuhnya dikelola untuk kepentingan rakyat.
Ia menyoroti masih maraknya kebocoran kekayaan negara akibat korupsi, penipuan, dan manipulasi, yang menyebabkan banyak aset bangsa hilang atau dibawa ke luar negeri. Oleh karena itu, Presiden Prabowo menegaskan pemerintah tidak akan ragu dalam memberantas segala bentuk korupsi dan penyalahgunaan kekayaan negara.
"Kita tidak boleh ragu-ragu dan saya dan pemerintah yang sebegini tidak akan ragu-ragu untuk melawan segala bentuk korupsi, segala bentuk penipuan, segala bentuk manipulasi, segala bentuk penggarongan. Atas kekayaan rakyat Indonesia, saya tidak akan ragu-ragu dan saya tidak akan mundur setapak pun," tegasnya.
Presiden juga mengajak seluruh elemen bangsa untuk bersatu dan bertekad menghapus kemiskinan dari bumi Indonesia. Ia optimis dengan keberanian, keteguhan, dan pengelolaan kekayaan nasional yang baik, kesejahteraan bagi seluruh rakyat dapat terwujud.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
Hasil Play-off Liga 2: Adhyaksa FC Bungkam Persipura Jayapura 0-1 di Babak Pertama!
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
