
Ilustrasi interview kerja. (Freepik)
JawaPos.com - Pernahkah Anda merasa sudah memiliki resume yang sempurna dan kualifikasi yang mumpuni, namun tetap gagal dalam proses wawancara? Ternyata, penampilan rapi dan pengalaman kerja belasan tahun saja tidak cukup untuk meluluhkan hati para manajer perekrutan.
Sebuah peringatan keras datang dari petinggi perusahaan global mengenai satu sifat spesifik yang bisa menghancurkan peluang karier siapa pun. Meskipun Anda adalah seorang ahli di bidangnya, sifat ini akan langsung menjadi "bendera merah" atau red flag bagi perusahaan mana pun yang Anda lamar.
Kepribadian yang Anda bawa ke meja wawancara sering kali jauh lebih menentukan daripada deretan sertifikat di atas kertas. Manajer perekrutan modern kini lebih jeli dalam membedakan mana kandidat yang akan menjadi motor penggerak tim dan mana yang justru akan menjadi racun di lingkungan kerja.
Dilansir dari YourTango, sikap negatif yang menetap adalah penghalang utama kesuksesan. Berikut adalah ulasan mendalam mengenai sifat yang membuat seseorang mustahil untuk dipekerjakan dan bagaimana cara menghindarinya.
Si "Penghisap Energi" yang Dijauhi Perusahaan
Donna Morris, Wakil Presiden Eksekutif dan Kepala Bagian Sumber Daya Manusia di Walmart, mengungkapkan bahwa ada tipe orang yang kehadirannya di kantor sangat tidak diinginkan. Mereka adalah orang-orang yang selalu melihat sisi gelap dari setiap situasi dan terus-menerus mengeluh tanpa henti.
"Orang yang selalu pesimis" adalah tanda bahaya utama di tempat kerja yang paling dihindari oleh Morris. Tipe ini biasanya bukan hanya merusak suasana hati, tetapi juga menjadi penghambat bagi inovasi dan ide-ide baru yang muncul dari rekan kerja lainnya.
"Tidak ada yang mau (mempekerjakanL orang yang selalu pesimis. Anda tahu mereka akan datang (dan) mereka akan membawa masalah, bukan solusi. Saya suka orang-orang yang membawa masalah dan saran tentang bagaimana mereka dapat menyelesaikannya," tegas Morris.
Sifat ini sangat berbahaya karena mereka cenderung meremehkan perspektif baru sebelum sempat dicoba. Bagi perusahaan, mempekerjakan orang seperti ini berarti mengundang konflik internal yang bisa menghentikan produktivitas tim secara keseluruhan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Monza vs Cagliari di Liga Italia: Tim Tamu Punya Catatan Impresif di Laga Tandang
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Coventry City: Menang Tipis, De Zerbi Akhiri Tren Buruk
Prediksi Skor Trabzonspor Vs Besiktas di Liga Turki: Salah Cs Punya Rekor Kandang Impresif
UU Ketenagakerjaan Batasi PKWT Maksimal 4 Tahun, Said Iqbal: Kalau Ciptaker Sembarangan
Prediksi Skor Getafe vs Rayo Vallecano: Emil Audero Bantu El Rayo Perpanjang Kutukan 10 Laga!
Persebaya Berangkat ke Makassar Besok! Tavares Siap Tantang Mantan Tim PSM
Prediksi Skor Al Fayha vs Al Ahli di Liga Arab Saudi: Ivan Toney Siap Menggila di Al Majma’ah
Prediksi Skor Parma vs Torino: Kans Il Toro Tundukkan Tuan Rumah di Stadio Ennio Tardini!
Prediksi Tottenham vs Coventry: Spurs Belum Menang dalam Enam Laga, Coventry Percaya Diri
Prediksi Skor Monza vs Cagliari: Rossoblù Menang Tipis, Rekor Berusia 61 Tahun Terancam Pecah!

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022